TNI/POLRI

Peringatan HUT ke-80 RI, Satgas TMMD dan Warga Guyangan Bojonegoro Gelar Doa Bersama

liputanbojonegoro637
×

Peringatan HUT ke-80 RI, Satgas TMMD dan Warga Guyangan Bojonegoro Gelar Doa Bersama

Sebarkan artikel ini
773c0871 037b 46c1 a5a0 8b09b6bc4364

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro– Dalam semangat kebersamaan yang hangat, warga Dusun Guyangan, Desa Soko, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, menggelar acara doa bersama dan tasyakuran untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna pada Sabtu malam, (16/8/2025) .

Acara ini turut dihadiri oleh personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0813 Bojonegoro.

Bertempat di lapangan Dusun Guyangan, acara tersebut dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia. Suasana semakin khidmat dengan lantunan zikir dan doa, ditambah wejangan dari tokoh masyarakat dan para sesepuh. Kehadiran para prajurit TNI dari Satgas TMMD kali ini menjadi pembeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Desa Soko, Muhammad Johan Haryoko, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan momen penting untuk mempererat silaturahmi dan merefleksikan makna kemerdekaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar bangsa Indonesia senantiasa dalam keberkahan dan lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Di sisi lain, Danton 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-125 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Mar Rochmat Widodo, menyampaikan bahwa acara tasyakuran ini adalah wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan dan persatuan yang masih terjaga.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengenang jasa para pahlawan. “Kemerdekaan ini bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan yang tak kenal lelah. Tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan, semangat gotong royong, dan terus bekerja keras demi bangsa,” pesannya.

Program TMMD ke-125 tahun 2025 di Desa Soko sendiri memiliki dua agenda utama, yaitu kegiatan fisik dan non-fisik. Pada aspek fisik, TMMD berfokus pada pembangunan infrastruktur desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan jalan beton, pembangunan pagar sekolah dan musholla, serta rehabilitasi bendungan penampung air atau check dam dan pembangunan sumur bor.

Sementara itu, kegiatan non-fisik mencakup berbagai sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan ekonomi kerakyatan.