Olahraga

Perkuat Pembinaan Atlet, KONI Bojonegoro Bidik Target Besar di Porprov Jatim 2027

liputanbojonegoro637
×

Perkuat Pembinaan Atlet, KONI Bojonegoro Bidik Target Besar di Porprov Jatim 2027

Sebarkan artikel ini
EE17A951 B9CB 4C1D 867D 443078253D69

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk memajukan prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan. Setelah melewati rangkaian program intensif sepanjang tahun 2025, KONI kini mulai mematangkan strategi besar untuk tahun 2026 demi mempertahankan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.

Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Sahari, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah menjalankan berbagai program strategis untuk menyaring bakat-bakat lokal. Salah satu program unggulan adalah Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang melibatkan 545 atlet dari 43 cabang olahraga (cabor).

“Kami juga menggelar Kejuaraan Kecamatan (Kejurcam) yang luar biasa masif, melibatkan 6.700 atlet dari 28 kecamatan di 14 cabang olahraga. Ini adalah fondasi penting untuk pembinaan atlet usia dini,” ujar Sahari dalam keterangannya.

Saat ini, kekuatan organisasi KONI Bojonegoro pun semakin solid dengan bergabungnya anggota baru, sehingga total terdapat 49 cabang olahraga yang bernaung di bawah koordinasi KONI.

Memasuki tahun 2026, KONI Bojonegoro telah menyusun peta jalan (roadmap) yang berfokus pada penguatan internal dan peningkatan kualitas fisik atlet. Beberapa poin utama program kerja 2026 meliputi:

• Penyelenggaraan Porkab: Sebagai ajang seleksi atlet potensial di tingkat kabupaten.

• Penguatan Puslatkab: Melalui tes fisik berkala dan pembinaan berkelanjutan.

• Sosialisasi ke Kecamatan: Memastikan sinergi administrasi dan pembinaan hingga ke level desa.

“Kami ingin memastikan seluruh proses pembinaan berjalan sistematis. Ini adalah fondasi kuat untuk menghadapi agenda besar ke depan,” tegas Sahari.

Meski baru saja menempati peringkat ke-18 pada Porprov Jatim sebelumnya, Sahari optimistis Bojonegoro mampu meningkatkan atau setidaknya mempertahankan perolehan medali pada edisi 2027.

Upaya penjaringan atlet baru akan diperluas hingga ke jenjang desa untuk memastikan tidak ada talenta yang terlewatkan. Langkah ini selaras dengan tagline daerah, yakni Bojonegoro Bahagia, Makmur, Membanggakan.

“Kami mengusahakan agar Bojonegoro bisa menjadi daerah yang bangga akan budayanya, bangga prestasi pemudanya, dan tentu saja bangga akan prestasi olahraganya,” tutup Sahari.