TNI/POLRI

Perkuat Sinergi dan Tangkal Hoaks, Kapolres Bojonegoro Gelar Piramida Bersama Awak Media

liputanbojonegoro637
×

Perkuat Sinergi dan Tangkal Hoaks, Kapolres Bojonegoro Gelar Piramida Bersama Awak Media

Sebarkan artikel ini
AEF9F9F3 172C 45A1 9376 CD2995BA121A

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro — Kapolres Bojonegoro, AKBP Yenni Diarti, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi kuat dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menangkal penyebaran hoaks.

Komitmen tersebut disampaikan dalam acara perkenalan dan silaturahmi Piramida (Ngopi Bersama Awak Media) yang berlangsung penuh keakraban di Warung Pinggir Gawan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro serta puluhan jurnalis dari media cetak, elektronik, televisi, hingga media siber.

Dalam sambutannya, AKBP Yenni Diarti—lulusan Akpol 2005—mengapresiasi dukungan awak media sejak awal masa tugasnya di Bojonegoro.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi saat ini, masukan dan kritik dari media sangat dibutuhkan kepolisian dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

“Hoaks kerap dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk memprovokasi masyarakat.

Mari bersama kita bangun kepercayaan publik dan menjaga situasi Bojonegoro tetap aman, nyaman, serta kondusif melalui pemberitaan yang bertanggung jawab,” ujar AKBP Yenni.

Berbekal pengalamannya di bidang kehumasan, Kapolres juga menyoroti pentingnya edukasi kamtibmas bagi generasi muda melalui platform digital seperti TikTok dan Instagram.

Ia membuka diri terhadap masukan dari para jurnalis terkait kemasan konten digital agar lebih menarik dan mudah diterima publik.

Untuk menjamin keakuratan data tanpa mengintervensi independensi media, ia mengimbau seluruh koordinasi informasi kegiatan kepolisian dilakukan secara terpadu melalui Kasi Humas Polres Bojonegoro.

Sambut hangat disampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro, yang hadir mewakili jurnalis dari berbagai organisasi pers (PWI, AJI, PJI, IJTI, AMSI, SMSI, dan JMSI).

Sasmito menegaskan kesiapan media di Bojonegoro untuk menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi kepolisian. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka agar setiap kritik dapat berujung pada solusi bersama.

Selain isu hoaks, Sasmito turut menyuarakan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Bojonegoro.

Ia mendorong kepolisian dan media untuk berkolaborasi melakukan edukasi keselamatan berkendara secara masif, seiring meningkatnya kualitas infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Acara Piramida tersebut ditutup dengan sesi diskusi santai, ramah tamah, dan foto bersama sebagai simbol soliditas antara Polres Bojonegoro dan insan pers daerah.