Liputanbojonegoro.com, Tuban — Setelah resmi dicopotnya Kapolres Tuban sebelumnya pada 8 Desember, terjadi perubahan signifikan di tubuh Polres Tuban. Tongkat komando kini diserahkan kepada Kombes Pol Agung sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kapolres Tuban.
Pergantian mendadak ini langsung memantik harapan besar dari masyarakat, khususnya kalangan media.
Ketua Aliansi Wartawan Tuban (AWT), Eko Wahyu, menyampaikan pandangan optimistis sekaligus pesan tegas kepada pimpinan baru Polres Tuban.
Ia berharap momentum pergantian ini menjadi titik balik untuk mengembalikan citra kepolisian yang belakangan dinilai meredup akibat persoalan internal.
“Kami para wartawan berharap PLT Kapolres Tuban yang baru dapat menghadirkan wajah baru kepolisian: lebih humanis, lebih terbuka, dan benar-benar melayani masyarakat dengan ramah,” ujar Eko Wahyu.
Menurut Eko Wahyu, kehadiran Kombes Pol Agung membawa “angin segar” bagi masyarakat Tuban yang mendambakan pelayanan kepolisian yang profesional tanpa aroma kesewenang-wenangan.
Penunjukan PLT yang cepat oleh Kapolda Jawa Timur dinilai sebagai langkah serius untuk memperbaiki struktur dan kultur kerja di lapangan.
• Pesan Kunci untuk Polri:
• Lebih humanis dan terbuka.
• Profesional dan tidak arogan.
• Menghadirkan pelayanan yang adil.
Eko Wahyu menambahkan bahwa media siap menjadi mitra yang kritis namun konstruktif. Ia menekankan bahwa transparansi, keterbukaan informasi, dan pelayanan yang adil adalah kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik.
“Polisi bukan hanya penegak hukum, tapi juga pelayan masyarakat. Kalau polisi ramah, responsif, dan tidak arogan, masyarakat pasti mendukung. Kami percaya Kombes Pol Agung mampu membawa perubahan itu,” tegasnya.
Masyarakat Tuban kini menanti langkah nyata dari kepemimpinan baru Polres Tuban, mulai dari perbaikan pelayanan, penertiban internal, hingga peningkatan sinergi dengan publik dan media. Semua berharap perubahan ini benar-benar menjadi titik balik membaiknya hubungan polisi dan warga.






