Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Bojonegoro memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota.
Organisasi profesi ini menggelar musyawarah rutin sekaligus buka puasa bersama di kediaman Didik Supriyanto, Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.30 WIB ini tidak hanya sekadar ajang kumpul-kumpul, namun juga menjadi ruang refleksi diri dan penguatan tata kelola organisasi.
Wakil Ketua PJI Bojonegoro, Bambang Setyawan, menekankan bahwa pembinaan berkelanjutan adalah kunci eksistensi organisasi. Menurutnya, pertemuan rutin sangat penting untuk menyelaraskan pemahaman anggota mengenai ilmu berorganisasi yang benar.
“Melalui kegiatan seperti ini kita bisa saling belajar. Anggota perlu terus dibimbing agar memahami tata kelola organisasi secara maksimal,” ujar Bambang di hadapan para anggota.
Selain agenda internal, suasana religius Ramadan mewarnai jalannya diskusi. Bambang mengingatkan rekan-rekan jurnalis untuk menjadikan Ramadan sebagai madrasah kualitas diri.
Beliau berpesan agar para anggota menjaga perilaku dan memaksimalkan amal ibadah Mengingatkan bahwa setiap amal kebaikan di bulan suci akan dilipatgandakan, Menghindari perbuatan buruk yang memiliki konsekuensi besar.
Ia Mengajak anggota untuk tetap aktif memakmurkan masjid dan mengejar ampunan Allah SWT hingga akhir Ramadan.
“Harapannya, pertemuan sore ini membawa manfaat dan kita semua diberikan kesehatan untuk terus menjalankan ibadah serta tugas profesi dengan baik hingga tahun-tahun mendatang,” tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa secara kolektif. Suasana penuh keakraban nampak jelas saat para anggota menikmati hidangan pembatal puasa, yang sekaligus menjadi simbol kekompakan PJI Bojonegoro dalam menjaga soliditas di tengah kesibukan peliputan sehari-hari.











