PeristiwaTNI/POLRI

Polsek Kedungadem dan Pemdes Kesongo Kolaborasi Pasang Rambu di Jalur Rawan Laka

liputanbojonegoro637
×

Polsek Kedungadem dan Pemdes Kesongo Kolaborasi Pasang Rambu di Jalur Rawan Laka

Sebarkan artikel ini
B6F5344F 3824 444D 8F7A 059647AACDB4

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terus digencarkan di wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Polsek Kedungadem bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kesongo melakukan aksi kolaboratif dengan memasang rambu-rambu peringatan di sejumlah titik rawan laka di sepanjang jalan raya Desa Kesongo.

Kegiatan pemasangan rambu ini dilaksanakan pada Kamis (13/11/2025) sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.

Kanit Binmas Polsek Kedungadem, Aiptu Sukatno, mewakili Kapolsek AKP Mat Suiswanto, menjelaskan bahwa pemasangan rambu ini adalah langkah preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan.

“Di beberapa titik jalan terdapat tikungan tajam dan jalan bergelombang, sehingga pengguna jalan perlu lebih berhati-hati,” ujar Aiptu Sukatno di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, meski kondisi jalan secara umum sudah baik, karakter jalur yang berkelok-kelok dan naik turun membuat potensi kecelakaan tetap tinggi. Beberapa waktu lalu, bahkan sempat terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.

“Dengan adanya rambu-rambu ini, kami berharap minimal pengguna jalan, terutama yang berasal dari luar daerah, bisa lebih waspada ketika melintas di wilayah ini,” tegasnya.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan bahwa pemasangan rambu-rambu peringatan ini dilakukan secara swadaya oleh pemerintah desa bersama Polsek Kedungadem.

“Pemasangan tahap awal ini sebanyak 12 titik rambu peringatan di sepanjang jalan raya Kesongo. Ini adalah bentuk kepedulian kami atas seringnya terjadi kecelakaan di jalur ini,” terang Kusnadi.

Kusnadi menambahkan, jalan raya Desa Kesongo kini menjadi salah satu jalur alternatif penghubung vital antara Jombang, Lamongan, dan Bojonegoro, yang kini semakin padat oleh kendaraan dari berbagai daerah.

Ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya dari luar kota, agar sangat berhati-hati. “Kebanyakan kecelakaan terjadi karena mereka belum mengenal kondisi medan yang berkelok dan bergelombang,” tambahnya.

Meskipun telah mengambil langkah proaktif, Kusnadi berharap agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro dapat memberikan dukungan lanjutan berupa rambu permanen di titik-titik strategis.

“Sementara ini kami hanya bisa memasang rambu dari bahan banner, yang sifatnya sementara. Harapan kami, Dishub bisa membuat rambu permanen agar lebih efektif dan tahan lama,” pungkasnya.

Langkah kolaboratif antara Polsek Kedungadem dan Pemdes Kesongo ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam meningkatkan keselamatan di jalan raya melalui pendekatan partisipatif antara aparat keamanan dan masyarakat.