PemerintahanPeristiwa

Program Sukisno, Calon Kades PAW Desa Mojorejo Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Program Sukisno, Calon Kades PAW Desa Mojorejo Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
8451F616 3478 45F6 886A 9F05D1A00738

Liputanbojonegoro.com– Bojonegoro – Pemerintah Desa Mojorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) dengan agenda tunggal Penyampaian Program Kerja Calon Kepala Desa Antar Waktu (PAW), Selasa (20/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sukisno selaku calon nomor urut 2 memaparkan visi besar untuk membawa Desa Mojorejo  Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro menjadi desa mandiri.

Acara yang dipusatkan di Balai Desa Mojorejo ini dihadiri langsung oleh unsur Forkopimcam Kedungadem (Camat, Kapolsek, dan Danramil), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga. Kehadiran para pimpinan kecamatan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga transparansi dan kondusivitas selama tahapan Pilkades PAW.

Dalam orasinya, Sukisno menegaskan bahwa pencalonannya merupakan panggilan hati untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu di sisa masa jabatan yang ada. Ia menekankan prinsip keberlanjutan tanpa memberi janji-janji yang tidak realistis.

“Mengingat masa jabatan PAW yang terbatas, fokus saya adalah keberlanjutan, inovasi, dan transparansi. Saya ingin memastikan pembangunan yang sudah berjalan tetap berlanjut dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tegas Sukisno.

Sukisno tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) sebelumnya dengan visi: “Terwujudnya masyarakat Desa Mojorejo yang tentram dan sejahtera menuju desa mandiri.” Untuk mencapai hal tersebut, ia merangkum program kerjanya ke dalam lima pilar utama:

1. Tata Kelola Pemerintahan & Digitalisasi

Sukisno berkomitmen meningkatkan kesejahteraan perangkat desa, BPD, dan RT/RW melalui ketepatan pemberian insentif. Selain itu, pengembangan Sistem Informasi Desa menjadi prioritas guna mewujudkan pelayanan publik yang cepat dan berbasis digital.

2. Infrastruktur dan Kesehatan

Di sektor pembangunan, fokus utama meliputi perbaikan jalan lingkungan, drainase, hingga rencana relokasi Balai Desa. Di bidang kesehatan, ia menjanjikan penyediaan mobil siaga gratis serta penguatan peran Posyandu bagi balita dan lansia.

3. Pemberdayaan Ekonomi & BUMDesa

Guna mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADesa), ia berencana melakukan revitalisasi BUMDesa serta memberikan bantuan produktif berupa bibit pertanian dan ternak ayam petelur bagi warga.

4. Pembinaan Sosial dan Keagamaan

Program ini mencakup peningkatan kesejahteraan Linmas, bantuan hukum cuma-cuma bagi warga kurang mampu, serta dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan, pemuda, dan olahraga.

5. Mitigasi Bencana dan Jaring Pengaman Sosial

Menyadari tantangan iklim, Sukisno menyiapkan strategi mitigasi kekeringan dan banjir melalui perbaikan saluran air serta memastikan penyaluran BLT tepat sasaran untuk warga dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Menutup pemaparannya, Sukisno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan menjaga kerukunan. Ia menekankan bahwa jabatan kepala desa adalah alat untuk mengabdi secara partisipatif dan berkeadilan bagi seluruh warga tanpa pengecualian.

“Pembangunan desa hanya dapat berhasil jika kita laksanakan secara bersama-sama. Sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat adalah kunci utama,” pungkasnya.