Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Semangat kemanusiaan terpancar dari Lapangan Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, pada Minggu (12/04/2026).
Sebanyak 219 pengemudi yang tergabung dalam Persatuan Driver Siaga (PDS) Kabupaten Bojonegoro berkumpul untuk merayakan hari jadi komunitas mereka yang ke-3.
Acara yang dikemas dalam bingkai silaturahmi dan halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antaranggota, tetapi juga diisi dengan aksi sosial nyata berupa pemberian santunan kepada 40 anak yatim di wilayah setempat.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolsek Sumberrejo AKP Zakaria Abdul Rahim, Humas RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo M. Subiyanto, serta perwakilan komunitas driver dari luar daerah seperti Nganjuk, Blora, dan Tuban. Kehadiran para mitra ini menegaskan posisi PDS sebagai komunitas yang solid dan terintegrasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Ketua PDS Bojonegoro, Budianto, mengungkapkan bahwa organisasi ini dibangun di atas pondasi kekeluargaan dan komitmen membantu sesama.
“PDS bukan sekadar nama, melainkan janji untuk selalu siap membantu. Solidaritas inilah yang membuat kami bertahan hingga tahun ketiga,” tegas Budianto dalam sambutannya.
Keberadaan mobil siaga di tingkat desa kini menjadi pilar penting dalam sistem pelayanan masyarakat. Bukan sekadar alat transportasi, armada ini telah menjadi simbol kehadiran negara dan desa selama 24 jam bagi warga yang membutuhkan penanganan darurat maupun antar-jemput pasien.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Desa Pekuwon, Rona Probily (Billy). Ia menyebut para driver sebagai sosok tangguh yang kerap bekerja di balik layar tanpa mengenal waktu.
“Saya melihat sendiri bagaimana mereka siaga 24 jam. Ini adalah bentuk ketulusan yang luar biasa,” ujar Billy. Ia juga mengingatkan para pengemudi untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menjadi teladan tertib lalu lintas.
Dukungan serupa disampaikan oleh pihak RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo. M. Subiyanto mengakui bahwa kehadiran PDS sangat membantu percepatan pelayanan medis di Bojonegoro.
“Pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat dan akurat berkat peran rekan-rekan PDS. Dedikasi mereka yang bahkan sanggup bolak-balik belasan kali sehari sangat membantu kami memberikan pelayanan optimal,” ungkapnya.
Menutup rangkaian acara yang dimeriahkan oleh hiburan orkes lokal tersebut, PDS menegaskan komitmennya untuk terus mengusung visi “Sehat Bojonegoro, Bojonegoro Bahagia”.
Melalui kekompakan yang telah terjalin, PDS siap terus hadir sebagai garda kemanusiaan di Bojonegoro kapan pun dibutuhkan.






