Pemerintahan

Refleksi 1 Tahun Wahono-Nurul: GPM Bojonegoro Diserbu Warga

liputanbojonegoro637
×

Refleksi 1 Tahun Wahono-Nurul: GPM Bojonegoro Diserbu Warga

Sebarkan artikel ini
FA1BCBC2 8375 4DD1 87E4 66EAC48742C1

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Peringatan satu tahun kepemimpinan Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dan Wakil Bupati Nurul Azizah diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bazar UMKM, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas harga pangan, Jumat (20/02/2026).

Acara yang dipusatkan di Pendopo Malowopati dan sepanjang Jalan Mas Tumapel ini tetap dipadati warga meski cuaca di lokasi sempat diguyur hujan gerimis. Antusiasme masyarakat tak terbendung untuk mendapatkan paket sembako dengan harga di bawah pasar.

Bupati Setyo Wahono yang hadir langsung meninjau lokasi menegaskan bahwa agenda ini merupakan refleksi dari komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Bulan Ramadhan mengajarkan kita kesabaran, kepedulian, dan semangat untuk berbagi. Bazar UMKM ini sengaja kami gelar untuk menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus memberi peluang bagi UMKM Bojonegoro agar terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Setyo Wahono di sela-sela peninjauan booth UMKM.

Kehadiran GPM menjadi daya tarik utama. Sejumlah warga, seperti Suzayanah, tampak sabar mengantre meski harus menggunakan payung. Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan sangat berarti bagi anggaran dapur keluarganya.

Hal senada diungkapkan oleh Hidayah, warga lainnya yang merasa sangat terbantu dengan intervensi harga dari pemerintah daerah ini.

“Alhamdulillah, Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu kami mencukupi kebutuhan dapur sehari-hari, apalagi harga sembako biasanya naik saat bulan puasa. Semoga kegiatan ini bisa terus diselenggarakan dan dinikmati semua masyarakat,” tutur Hidayah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara kepemimpinan Wahono-Nurul dengan kebutuhan dasar rakyat. Selain menyediakan pangan murah, Bazar UMKM yang menyertai acara ini menjadi panggung bagi produk-produk lokal untuk naik kelas dan dikenal lebih luas oleh masyarakat Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap, melalui momentum refleksi satu tahun ini, program-program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.