Pemerintahan

Resmi Dilantik, FKP Bojonegoro Jadi Wadah Baru Wirausaha Muda

liputanbojonegoro637
×

Resmi Dilantik, FKP Bojonegoro Jadi Wadah Baru Wirausaha Muda

Sebarkan artikel ini
5B7282A5 6738 4D54 B052 4BE88259CCE2

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi melantik pengurus Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) DPD Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Malowopati, Senin (9/2/2026).

Momentum ini sekaligus menandai dimulainya Sosialisasi Entrepreneurship Challenge Academy (ECA) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, dalam arahannya menekankan bahwa keberhasilan organisasi sangat bergantung pada integritas dan etos kerja pengurusnya. Ia meminta para pemuda untuk meninggalkan sikap malas jika ingin membawa perubahan nyata.

“Ketika organisasi ingin maju, kita harus plauran atau rajin, tidak boleh bermalas-malasan, terutama ketua atau pemimpinnya,” tegas Nurul Azizah di hadapan ratusan peserta.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Bojonegoro berada di angka 3,8 persen, namun ditargetkan mampu melesat hingga minimal 5,6 persen guna mendukung target nasional di atas 6 persen.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Bojonegoro berencana memfasilitasi para pengusaha muda selama bulan suci mendatang.

“InsyaAllah bulan Ramadhan ini Pemkab akan membuatkan bazar ramadhan untuk para wirausaha muda Bojonegoro di sekitaran Taman Mbah Balok,” tambahnya.

Beliau juga menitipkan pesan agar FKP bersinergi dengan program strategis nasional, termasuk pengentasan kemiskinan dan program Sekolah Rakyat yang telah memberikan akses pendidikan gratis bagi 200 anak dari keluarga desil 1–4 di Bojonegoro.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, mengungkapkan bahwa FKP merupakan bentuk reformasi dari wadah sebelumnya, yaitu Young Entrepreneurship Bojonegoro. Peleburan ini bertujuan agar ekosistem kewirausahaan pemuda lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

“Pembentukan FKP ini bertujuan meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda serta mendorong kontribusi nyata mereka dalam pembangunan ekonomi tahun 2026,” lapor Arief.

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dimeriahkan dengan pameran berbagai produk unggulan karya anggota FKP. Sebanyak 80 pemuda berprestasi, 22 peserta kategori khusus, dan 8 finalis Entrepreneur Muda Pemula (ECA) turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan SK, ikrar pengurus, dan penyerahan pataka. Acara ditutup dengan sesi dialog antara Wakil Bupati dengan para pelaku usaha muda saat meninjau stan pameran produk yang dinilai telah memiliki daya saing tinggi.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari berbagai instansi terkait, mulai dari Dinas Peternakan, PMD, Pertanian, Perindustrian dan Ketenagakerjaan, hingga Dinas Pendidikan dan PTSP Bojonegoro.