OlahragaPeristiwa

Siswi MI Gaya Baru Sidorejo, Aqilah Ayu, Raih Emas di Kejuaraan JINKAC Cup 1 Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Siswi MI Gaya Baru Sidorejo, Aqilah Ayu, Raih Emas di Kejuaraan JINKAC Cup 1 Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
95D1D36A 77BF 4736 8D2F 6BD35DF21215

Liputanbojonegoro.com , Bojonegoro – Aqilah Ayu Prasastia Utama, siswi kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Gaya Baru Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, kembali menorehkan prestasi gemilang di dunia karate. Atlet dari Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Kedungadem ini sukses menyabet medali emas di kelas kata dalam ajang Festival Jin Karate Club (JINKAC) Cup 1 Open dan Festival yang berlangsung di Gor Utama Bojonegoro pada Minggu, (23/11/2025)

Keberhasilan ini menambah panjang daftar prestasi Aqilah di bidang olahraga. Sebelumnya, ia diketahui sudah beberapa kali meraih juara karate, termasuk dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kodim Bojonegoro dan pada ajang PORKAB pelajar se-Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Sekolah MI Gaya Baru Sidorejo, Imam Ghozali, S.Pd, memberikan apresiasi yang mendalam atas pencapaian siswinya tersebut, menunjukkan dukungan penuh sekolah terhadap prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Kejuaraan Karate Open dan Festival JINKAC Cup 1 diikuti oleh ratusan atlet karate remaja dan anak-anak dari seluruh LEMKARI se-Kabupaten Bojonegoro, serta beberapa kontingen dari Kabupaten Tuban.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto. Kompetisi ini memperebutkan gelar-gelar bergengsi, meliputi:

• Juara umum satu dan dua (Open)

• Juara umum satu dan dua (Festival)

• Best of The Best (Trophy dan uang pembinaan)

Ajang JINKAC Cup 1 diharapkan tidak hanya menjadi panggung unjuk kebolehan, tetapi juga wadah pembinaan atlet-atlet muda berbakat guna mencetak generasi pendekar tangguh yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Kesuksesan Aqilah Ayu juga menjadi penegasan atas peran penting LEMKARI Kedungadem dalam melestarikan seni bela diri karate di Bojonegoro. Tim pelatih dan official, yang terdiri dari Bayu Kurnia (Pelatih), Lettu Lasuri, dan Defri Abbas (Official), dinilai telah berhasil membina atlet-atlet yang berprestasi sekaligus memperkuat solidaritas antar-atlet di wilayah tersebut.