Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Taman Rajekwesi di Kabupaten Bojonegoro telah menjadi contoh bagi SPPG lainnya dalam hal inovasi menu dan pelayanan gizi. SPPG ini telah melayani 3.000 penerima manfaat setiap hari dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dapur SPPG Taman Rajekwesi, Friska Oktaviani Yashinta, pada hari Rabu, (19/11/2025), menjelaskan bahwa proses masak dimulai sejak pukul 02.00 WIB setiap hari untuk memastikan makanan tersaji tepat waktu dan berkualitas.
Ahli Gizi SPPG Taman Rajekwesi, Alfai Nina Safitri, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen mengutamakan pangan lokal serta memastikan komponen gizi tetap seimbang.
SPPG Taman Rajekwesi telah mengembangkan berbagai inovasi menu, seperti singkong Thailand, nuget telur, tempe karage, bola-bola ubi lumer isi keju coklat, dan jasuke. Menu-menu ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai gizi yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
“SPPG Taman Rajekwesi ini adalah SPPG pertama di Bojonegoro. Hampir semua SPPG di Bojonegoro sudah pernah melakukan kunjungan ke sini, mulai dari ahli gizi hingga para kepala SPPG,” ujar Friska.
SPPG Taman Rajekwesi juga aktif melakukan edukasi dengan mendatangi sekolah-sekolah, memperkenalkan menu dan inovasi menu yang dilakukan. Para siswa disebut sangat antusias, bahkan banyak yang meminta orang tua di rumah untuk membuatkan menu seperti yang disajikan SPPG.
Dengan inovasi menu, konsistensi pelayanan, serta komitmen terhadap mutu gizi, SPPG Taman Rajekwesi Bojonegoro kini tidak hanya menjadi yang pertama, tetapi juga menjadi rujukan utama dalam pelaksanaan program SPPG di Kabupaten Bojonegoro.






