Infotaiment

UNIGORO Puncaki Peringkat SINTA se-Bojonegoro, Kinerja Riset Melesat 74 Persen

liputanbojonegoro637
×

UNIGORO Puncaki Peringkat SINTA se-Bojonegoro, Kinerja Riset Melesat 74 Persen

Sebarkan artikel ini
B96E045A DCF3 45CA B3BF 8DC6623FC175

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Universitas Bojonegoro (UNIGORO) kembali mengukuhkan posisinya sebagai episentrum riset di wilayahnya.

Berdasarkan pembaruan data Science and Technology Index (SINTA) oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi hingga semester I 2026, UNIGORO resmi menempati peringkat pertama perguruan tinggi di Kabupaten Bojonegoro berdasarkan SINTA Score Overall.

Capaian membanggakan ini melanjutkan tren pertumbuhan kinerja riset yang konsisten di lingkungan UNIGORO dalam beberapa tahun terakhir.

Pada pembaruan semester I 2026, UNIGORO berhasil membukukan SINTA Score Overall sebesar 94.514 dan SINTA Score Tiga Tahun di angka 55.892.

Jika ditarik ke belakang, lonjakan performa akademik kampus ini terlihat sangat signifikan. Pada 2024, UNIGORO membukukan SINTA Score Overall sebesar 54.282 dan SINTA Score Tiga Tahun 31.384. Angka tersebut melonjak pada 2025 menjadi 74.141 dan 37.918, hingga akhirnya mencapai puncaknya pada pertengahan tahun ini.

Dalam periode dua tahun terakhir, SINTA Score Overall UNIGORO melesat sekitar 74 persen, sedangkan SINTA Score Tiga Tahun tumbuh pesat hingga 78 persen. Lonjakan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya riset di UNIGORO berkembang secara konsisten dan berkelanjutan.

Keberhasilan UNIGORO memuncaki peringkat SINTA di Bojonegoro ditopang kuat oleh produktivitas para tenaga pendidiknya. Saat ini, UNIGORO diperkuat oleh 102 dosen (author) yang tersebar di 9 departemen serta mengelola 2 jurnal ilmiah.

Berkat ekosistem tersebut, UNIGORO mencatatkan SINTA Score Productivity sebesar 974 dan SINTA Score Productivity Tiga Tahun sebesar 576. Angka ini mencerminkan tingginya etos kerja dosen dalam menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah.

Grafik publikasi artikel ilmiah terindeks Scopus milik sivitas akademika UNIGORO juga menunjukkan tren pendakian yang positif. Tercatat ada 11 artikel pada 2023, naik menjadi 13 artikel pada 2024, dan mencapai 19 artikel sepanjang 2025. Memasuki semester pertama 2026, sebanyak 11 artikel telah terbit dan jumlah ini diproyeksikan akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Hingga saat ini, total dokumen terindeks Scopus milik UNIGORO telah mencapai 65 dokumen. Publikasi tersebut berhasil menembus berbagai jurnal internasional bereputasi, dengan rincian 5 artikel di kuartil Q1, 20 artikel di Q2, 18 artikel di Q3, dan 15 artikel di Q4.

Sementara itu, pada basis data Google Scholar, karya ilmiah UNIGORO telah menyentuh angka 4.470 dokumen dengan total 11.878 sitasi.

Merespons capaian ini, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dosen yang telah berdedikasi meningkatkan mutu akademis kampus.

“Kami mengapresiasi seluruh dosen Universitas Bojonegoro yang terus menghasilkan karya ilmiah dan publikasi penelitian. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya riset yang semakin kuat,” ujar Arief.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga momentum positif ini, Arief menegaskan bahwa Yayasan Suyitno akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat investasi pendidikan. Salah satunya melalui program beasiswa internal bagi dosen yang ingin melanjutkan studi.

“Kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas dosen melalui program beasiswa internal.

Kami berharap budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terus berkembang sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus mendukung visi UNIGORO menjadi kampus yang berdaya saing internasional,” tambahnya.

Melalui prestasi ini, pihak yayasan berharap seluruh sivitas akademika UNIGORO semakin termotivasi untuk memperluas kolaborasi riset, menghasilkan publikasi bereputasi, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.