SURABAYA – Upacara melasti merupakan ritual sakral yang dilaksanakan oleh umat Hindu sebelum menyambut Hari Raya Nyepi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyucikan diri dan alam semesta dari berbagai unsur negatif. Pada tahun ini, upacara melasti dilangsungkan di Pantai Arafuru, Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumimoro, Surabaya pada minggu (23/3/2025).
Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II), Laksda TNI I.G.P. Alit Jaya, didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armada II, Ny. Yully Alit Jaya, turut serta dalam prosesi tersebut. Kehadiran Pangkoarmada II dalam upacara melasti menunjukkan dukungan TNI AL terhadap keberagaman budaya dan tradisi keagamaan di Indonesia.
“Upacara melasti ini bukan hanya tentang penyucian diri bagi umat Hindu, tetapi juga sebagai simbol pembersihan dan keharmonisan alam semesta,” ungkap Laksda TNI I.G.P. Alit Jaya.
Rangkaian prosesi di pantai berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh banyak keluarga dan umat Hindu dari wilayah Surabaya. Beberapa pensiunan Laksda TNI juga tampak hadir, menunjukkan dukungan kepada kegiatan ini. Upacara melasti bukan hanya kegiatan ritual, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebhinekaan yang harus terus dijaga dalam masyarakat.
Setelah melasti, umat Hindu akan menjalani catur brata penyepian, empat pantangan utama yang mengandung nilai moral dan keagamaan.






