Pemerintahan

Wakil Bupati Nurul Azizah Buka Resmi Expo dan Kontes Peternakan HPDKI Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Wakil Bupati Nurul Azizah Buka Resmi Expo dan Kontes Peternakan HPDKI Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
917E46A3 5542 4B34 80C9 BC3247F73B32

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro — Sektor peternakan di Kabupaten Bojonegoro mendapat angin segar dengan dibukanya secara resmi Expo dan Kontes Peternakan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, pada hari Senin (23/11/2025).

Acara yang digagas oleh DPC Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Bojonegoro ini diselenggarakan di lokasi wisata Kokobo Dander Forest dan menjadi bagian penting dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-348.

Acara ini bertujuan utama untuk memotivasi, meningkatkan kualitas, dan memperluas jaringan antar peternak domba dan kambing. Wakil Bupati Nurul Azizah menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini yang diprakarsai oleh Ketua HPDKI Bojonegoro, Yanuar Kriswanto, dan didukung penuh oleh Dinas Peternakan dan Perikanan.

“Kegiatan ini memberikan inspirasi dan semangat,” ujar Nurul Azizah dalam sambutannya. Beliau menekankan bahwa Expo dan Kontes Peternakan merupakan wujud sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, komunitas peternak, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga agar sektor peternakan Bojonegoro tetap kuat dan aman.

Turut hadir dalam pembukaan ini antara lain Letkol Rino Wahinugroho (Danyonif TP 885 Belibis Putih), drh. M. Aris (Ketua HPDKI Jawa Timur), Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Retno Wulandari, dan Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Elfi Nuraini.

Wakil Bupati menyoroti potensi ekonomi yang luar biasa dari sektor peternakan domba dan kambing. Hal ini dibuktikan dengan adanya seekor domba berusia 10 bulan yang telah ditawar dengan harga fantastis mencapai Rp 42 juta.

Lebih dari sekadar kontes, acara ini juga dikaitkan dengan upaya serius Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengentaskan kemiskinan dengan target penurunan angka kemiskinan dari 11,49%. Program-program pro-peternakan menjadi kunci dalam strategi ini, di antaranya:

• Program Gayatri: Pemberian 54 ekor ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan selama dua bulan kepada 5.400 KK warga miskin untuk menambah pendapatan.

• Domba Kesejahteraan: Pemberian sepasang domba (jantan dan betina) kepada warga miskin. Program ini menargetkan 1.200 KK pada tahun 2025 dan direncanakan meningkat menjadi 3.000 pasang di tahun 2026.

Program-program ini dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga miskin melalui sektor peternakan.

Selain aspek ekonomi, Nurul Azizah juga menyoroti pentingnya aspek edukasi dari acara ini, khususnya bagi anak-anak usia TK dan SD yang turut hadir. Beliau berharap pengalaman melihat domba dan kambing secara langsung akan tertanam sebagai memori yang kelak menginspirasi mereka untuk menjadi “juragan kambing” di masa depan.

Pembukaan resmi ditandai dengan acara minum susu kambing bersama yang dilakukan oleh Wakil Bupati, tamu undangan, dan anak-anak. Aksi simbolis ini menegaskan dukungan penuh terhadap produk peternakan lokal.

Wakil Bupati Nurul Azizah berharap kontes tahun ini dapat menjadi motivasi agar di tahun mendatang acara serupa bisa terselenggara lebih hebat lagi dan membawa kemakmuran bagi seluruh masyarakat Bojonegoro. (Prokopim)