PendidikanTNI/POLRI

Cegah Pergaulan Bebas, KKN Unugiri Kelompok 39 Gandeng Polsek Margomulyo Edukasi Pelajar

×

Cegah Pergaulan Bebas, KKN Unugiri Kelompok 39 Gandeng Polsek Margomulyo Edukasi Pelajar

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PINTAR Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro Tahun 2026 Kelompok 39 Desa Margomulyo menggelar Sosialisasi Pencegahan Pergaulan Bebas pada Kalangan Remaja di SMK Negeri Margomulyo, Senin (24/8/2026).  

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN Kelompok 39 terhadap generasi muda, khususnya dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, serta memahami berbagai risiko dari perilaku pergaulan bebas.

Dalam pelaksanaannya, KKN Kelompok 39 menggandeng Polsek Margomulyo sebagai mitra dalam memberikan edukasi kepada para siswa. Materi disampaikan oleh Bapak Hasyim dan Bapak Andy selaku pemateri utama dari Polsek Margomulyo.

Kegiatan berlangsung di lingkungan SMK Negeri Margomulyo dan diikuti oleh para siswa. Materi disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan remaja, mulai dari pentingnya memilih lingkungan pertemanan, menjaga batasan dalam pergaulan, hingga memahami konsekuensi dari berbagai tindakan yang dapat berdampak terhadap masa depan.

Kepala SMK Negeri Margomulyo, Burhanudin, S.Pd.,M.M., menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kelompok 39 bersama Polsek Margomulyo tersebut.

Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan pergaulan bebas menjadi hal penting dalam proses pembentukan karakter siswa, terlebih remaja saat ini berhadapan dengan berbagai pengaruh dari lingkungan maupun perkembangan media sosial.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh KKN Kelompok 39 bersama Polsek Margomulyo.

Edukasi mengenai pencegahan pergaulan bebas sangat penting diberikan kepada siswa, karena remaja merupakan generasi yang sedang berada dalam proses pembentukan karakter dan sangat membutuhkan pendampingan dari lingkungan sekitar,” ujar Burhanudin.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman sekaligus menjadi bekal bagi para siswa dalam menentukan sikap dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat memahami bagaimana menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta mampu menyikapi berbagai pengaruh negatif yang ada di lingkungan maupun media sosial.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki masa depan yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, dari pihak Polsek Margomulyo, Bapak Andyselaku pemateri utama memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai risiko yang dapat muncul akibat pergaulan yang tidak sehat.

Para siswa juga diajak untuk lebih bijak dalam memilih teman dan lingkungan serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Bapak Hasyim turut memberikan penguatan mengenai pentingnya pencegahan sejak dini. Menurutnya, komunikasi dan edukasi menjadi bagian penting dalam membantu remaja menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan pergaulan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja.

Melalui kegiatan tersebut, KKN Unugiri 2026 Kelompok 39 berharap para siswa SMK Negeri Margomulyo dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga diri dan membangun lingkungan pergaulan yang positif.

Kolaborasi antara KKN Unugiri Kelompok 39, SMK Negeri Margomulyo, dan Polsek Margomulyo ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menjaga masa depannya.

Bagi KKN Kelompok 39, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa selama menjalankan program KKN di Desa Margomulyo, khususnya melalui edukasi yang menyentuh kebutuhan dan persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *