PemerintahanPendidikan

DWP Bojonegoro Kukuhkan 150 Kepala Sekolah TK dan KB Demi Mutu PAUD

×

DWP Bojonegoro Kukuhkan 150 Kepala Sekolah TK dan KB Demi Mutu PAUD

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Sebanyak 150 kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), dan Pos PAUD di bawah naungan Yayasan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro resmi dikukuhkan pada Rabu (14/10/2026).

Pengukuhan yang digelar di Ruang Pertemuan DWP Kabupaten Bojonegoro ini melibatkan kepala sekolah dari 11 kecamatan.

Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Ngambon, Bojonegoro, Sumberrejo, Gondang, Sugihwaras, Dander, Trucuk, Sekar, Tambakrejo, Purwosari, dan Bubulan.

Pembina DWP Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperbarui komitmen bersama dalam mendongkrak kualitas pelayanan pendidikan anak usia dini (PAUD) yang menjadi fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Ia mengingatkan agar orientasi pendidikan di tingkat dini tidak terjebak pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) semata.

Yang jauh lebih esensial, menurut Edi, adalah pembentukan fondasi karakter yang kokoh melalui penanaman nilai agama, kejujuran, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian.

“Yang kita kelola bukan hanya sebuah lembaga pendidikan, melainkan masa depan anak-anak Bojonegoro.

Kepala sekolah boleh berganti dan sistem dapat terus disempurnakan, tetapi komitmen terhadap kualitas pendidikan dan kepentingan terbaik bagi anak tidak boleh berubah,” tegas Edi.

Selain itu, ia juga mendorong para kepala sekolah untuk bertindak sebagai pemimpin pembelajaran yang aktif menyusun program kerja dengan target terukur demi peningkatan mutu pendidikan pada 2027 dan tahun-tahun berikutnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emy Edi Susanto, menyoroti pentingnya tata kelola lembaga yang baik serta jaminan terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak.

Ia meminta para pendidik memperketat pengawasan, khususnya di area-area berisiko seperti toilet dan kantin.

Emy juga menekankan pentingnya pencegahan perundungan (bullying) sejak dini. Setiap persoalan yang melibatkan anak harus disikapi secara bijak dan dikomunikasikan secara terbuka kepada orang tua agar tercipta sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan keluarga.

Tidak hanya itu, DWP Bojonegoro turut mendorong seluruh lembaga untuk menerapkan pendidikan yang inklusif dengan membuka ruang bagi anak berkebutuhan khusus, serta terus mengasah kreativitas demi menumbuhkan rasa percaya diri anak.

Melalui pengukuhan ini, berbekal slogan “Berdedikasi dengan Hati, Berdaya Penuh Prestasi,” seluruh jajaran pengurus berharap para kepala sekolah mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, melahirkan inovasi pembelajaran, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan DWP Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *