Peristiwa

Pengurus MUI Kedungadem Bojonegoro Resmi Dilantik

×

Pengurus MUI Kedungadem Bojonegoro Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, resmi menggelar pelantikan dan pengukuhan pengurus baru di Pendopo Kecamatan Kedungadem, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran ulama dalam membina umat sekaligus membangun kolaborasi erat dengan pemerintah demi mewujudkan masyarakat yang religius, makmur, dan berdaya saing.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Camat Kedungadem, Sahlan, S.Ag., M.M., KP., serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua MUI Kecamatan Kedungadem Drs. KH. A. Hamim, jajaran pengurus, dan tamu undangan lainnya.

Mengusung tema “Sinergi MUI Kecamatan Kedungadem dalam Mengukuhkan Fondasi Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan Menuju Masyarakat Bahagia, Makmur, dan Membanggakan,” kegiatan ini menyoroti pentingnya kehadiran ulama sebagai pilar moral di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Sahlan memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia menegaskan bahwa MUI memiliki posisi strategis dalam membimbing umat, meluruskan pemahaman keagamaan, serta menjadi teladan di tengah lingkungan sosial.

Sahlan juga berpesan agar para pengurus aktif memberikan edukasi pencegahan terhadap berbagai bentuk kemaksiatan, termasuk memberantas praktik perjudian dan sabung ayam yang bertentangan dengan norma agama maupun sosial.

“Kita tidak hanya mengajak masyarakat untuk bertakwa dan berbuat baik, tetapi juga perlu memberikan pemahaman tentang hal-hal yang jelas dilarang oleh agama,” ujar Sahlan di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Kedungadem, Drs. KH. A. Hamim, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya prosesi pelantikan tersebut.

Ia berharap kepengurusan yang baru mampu mengemban amanah dengan penuh keikhlasan, menjaga kekompakan, serta siap menjadi mitra strategis pemerintah kecamatan dan Forkopimcam.

Menurut Hamim, meski tantangan organisasi keagamaan kerap dihadapkan pada keterbatasan finansial, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para pengurus untuk terus mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi umat.

Melalui momentum ini, sinergi yang terbangun antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat diharapkan mampu memperkokoh fondasi pendidikan, kesehatan, dan perekonomian di Kecamatan Kedungadem, sejalan dengan cita-cita pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *