Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui pelaksanaan pelatihan khusus bagi fasilitator dan relawan Program SIAP SIAGA Fase II.
Program yang menyasar Desa Mulyorejo di Kecamatan Balen dan Desa Sumbangtimun di Kecamatan Trucuk ini membekali para peserta dengan metode Enhanced Vulnerability and Capacity Assessment (E-VCA) serta teknik pemetaan partisipatif.
Pendekatan tersebut dirancang untuk menggali data komprehensif mengenai ancaman, kerentanan, hingga kapasitas lokal yang dimiliki warga setempat.
Ketua Bidang Pelayanan Bencana PMI Kabupaten Bojonegoro, Mariyanto, menegaskan pentingnya pemetaan partisipatif ini agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan mandiri ketika bencana melanda.
“Kami berharap seluruh peserta pelatihan ini dapat mengimplementasikan ilmu E-VCA dengan baik di lapangan.
Muara dari kegiatan ini adalah terwujudnya kemandirian masyarakat, sehingga saat bencana melanda, warga sudah paham dan siap melakukan evakuasi mandiri secara cepat dan tepat,” ujar Mariyanto.
Inisiatif kesiapsiagaan berskala besar ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Australian Red Cross bersama DFAT, yang berkolaborasi erat dengan PMI Pusat serta PMI Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Koordinator Program SIAP SIAGA, Wahyu Theo Alfian, menjelaskan bahwa kualitas pendampingan di tingkat desa didukung langsung oleh tenaga ahli lintas provinsi dari Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) PMI Pusat.
“Para fasilitator yang mendampingi peserta diboyong langsung dari PMI Provinsi Bali, PMI Provinsi Jawa Tengah, PMI Provinsi Jawa Barat, serta PMI Provinsi Jawa Timur. Ini bentuk komitmen penuh untuk memastikan kualitas pendampingan di tingkat desa berjalan optimal,” ungkap Wahyu.
Mewakili Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Mariyanto turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada PMI Pusat dan PMI Provinsi Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bojonegoro sebagai pusat pelaksanaan program strategis tersebut.
Acara pembukaan pelatihan ini turut dihadiri oleh Wakil Sekretaris PMI Kabupaten Bojonegoro, M. Nurhamid, beserta jajaran pengurus dan seluruh peserta pelatihan.






