Pemerintahan

SIM PKK Diluncurkan, Perkuat Digitalisasi Tata Kelola PKK Jatim

liputanbojonegoro637
×

SIM PKK Diluncurkan, Perkuat Digitalisasi Tata Kelola PKK Jatim

Sebarkan artikel ini
8BF9AE27 EEBA 478F 828D 308D91DC3465

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur secara resmi meluncurkan Sistem Informasi Manajemen PKK (SIM PKK) di Convention Hall Simpang Lima Gumul Kediri. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi sistem pendataan, pelaporan, dan perencanaan program PKK secara cepat, tepat, dan terintegrasi dari tingkat desa hingga pusat.

SIM PKK hadir sebagai solusi digital untuk memperkuat tata kelola organisasi PKK berbasis teknologi, yang sejalan dengan Visi Gerakan PKK 2025–2029 menuju keluarga berdaya dan sejahtera, serta mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi sangat krusial untuk meningkatkan efektivitas kerja kader. Ia menyoroti tantangan utama selama ini, yaitu proses pencatatan manual yang memakan waktu, energi, dan berpotensi menimbulkan ketidaksinkronan data antar wilayah.

“Kerja keras kader di lapangan sangat luar biasa. Namun apresiasi dan hasilnya perlu terlihat dan tercatat dengan baik. SIM PKK hadir untuk meringankan kerja kader, bukan menambah beban,” tegas Arumi.

Melalui SIM PKK, pendataan keluarga dan pelaporan program kini dapat dilakukan secara real-time dan berbasis bukti (evidence based planning). Hal ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pemerintah yang lebih akurat dan responsif, khususnya dalam penanganan isu strategis keluarga seperti stunting, TBC, dan peningkatan kesejahteraan.

Digitalisasi melalui SIM PKK ini akan memperkuat tiga pilar strategis gerakan PKK, yaitu, Penguatan keluarga sebagai subjek pembangunan, Penguatan kapasitas kader dan pelembagaan PKK, dan Peningkatan kualitas program dan kemitraan berbasis data.

Arumi menambahkan bahwa transformasi ini memerlukan waktu, namun ketika sistem digunakan secara serempak, data yang terkumpul akan menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan yang tepat.

Komitmen untuk segera mengaplikasikan sistem ini datang dari daerah lain. Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan kesiapan Bojonegoro untuk mengimplementasikan SIM PKK.

“Harapannya, SIM PKK ini dapat langsung kami terapkan di TP PKK Bojonegoro, mulai dari Pokja I sampai Pokja IV di tingkat desa dan kecamatan. Sistem ini akan sangat membantu kami dalam efisiensi waktu dan tenaga, terutama dalam pelaporan,” ujar Cantika Wahono.

Melalui peluncuran SIM PKK ini, PKK bertekad menjadi gerakan sosial yang semakin adaptif, relevan, dan transformatif, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang kuat, sehat, dan sejahtera. (Prokopim)