Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro telah merealisasikan penyaluran insentif dalam dua tahap bagi para Marbot, Modin Wanita (Monita), dan Takmir Masjid. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai bantuan ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian atas pengabdian ikhlas yang telah mereka jalankan di tengah masyarakat.
Penyaluran insentif ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu Tahap I (Januari–Mei 2025) dan Tahap II (Juni–Agustus 2025), dengan rincian penerima dan total anggaran sebagai berikut:
3.654 orang marbot mendapat bantuan total anggaran Rp 2,56 miliar; modin wanita sebanyak 993 orang mendapat bantuan total anggaran Rp 744,5 juta.
Sementara untuk tahap II (Juni–Agustus 2025), marbot sebanyak 3.601 orang memperoleh bantuan dengan total Rp 1,62 miliar dan modin wanita sebanyak 992 orang total anggaran Rp 446,4 juta.
Para penerima insentif menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab Bojonegoro atas perhatian ini. Mereka merasa terbantu dan termotivasi untuk meningkatkan mutu pelayanan.
Suhandari, seorang Modin Wanita dari Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami merasa sangat terbantu dan termotivasi untuk terus meningkatkan mutu kerja dalam melayani masyarakat,” ujar Suhandari.
terhadap kesejahteraan tokoh masyarakat yang berperan penting dalam pelayanan sosial-keagamaan di desa. Monita sendiri memiliki peran ganda, mulai dari membantu administrasi keagamaan, mendampingi keluarga berduka, mengurus jenazah perempuan, hingga membantu kegiatan keagamaan di lingkungan.
Apresiasi serupa juga datang dari kalangan Takmir Masjid. Sho’im, Ta’mir Masjid Desa Ngampal, Kecamatan Sumberejo, menyampaikan bahwa insentif ini memberikan dampak positif yang besar.
“Insentif ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk lebih semangat dalam menjalankan amanah memakmurkan masjid serta meningkatkan pelayanan kepada jamaah,” jelas Sho’im.
Sho’im berharap program insentif ini dapat terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Bojonegoro.
Program insentif bagi Marbot, Monita, dan Takmir Masjid ini menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam menjaga dan menghargai peran serta para pelayan masyarakat yang selama ini menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tingkat desa.






