Liputanbojonegoro.com, Surabaya – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bojonegoro, Bunda Cantika, secara resmi dilantik sebagai Bunda Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Bojonegoro. Pelantikan ini dilaksanakan serentak untuk seluruh Bunda GenRe se-Jawa Timur pada Jumat, (21/11/2025), di Hotel Morazen, Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Cantika menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program GenRe, termasuk upaya pencegahan pernikahan dini, peningkatan edukasi kesehatan reproduksi, dan penanggulangan masalah stunting di Kabupaten Bojonegoro.
Pelantikan ini menjadi penegasan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektor untuk menjalankan program pendampingan remaja. Tujuannya adalah membentuk generasi berencana yang berkualitas, tangguh, dan menjauhi pernikahan dini. Upaya ini sekaligus selaras dengan tujuan nasional untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.
“Usai pelantikan ini, kami semakin antusias dan siap bersama berbagai pihak mendukung program Pemkab Bojonegoro untuk mensejahterakan masyarakat,” ujar Bunda Cantika usai acara pelantikan.
Bunda GenRe Bojonegoro ini menambahkan bahwa TP-PKK Kabupaten Bojonegoro telah menyusun program inovatif yang menyasar seluruh tahapan kehidupan, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga orang tua.
Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Dardak, dalam sambutannya menyoroti peran strategis remaja. Menurutnya, sekitar 21,9% penduduk Jawa Timur adalah remaja, sebuah kelompok usia produktif yang memiliki potensi besar sebagai generasi penerus unggul. Oleh karena itu, peran Bunda GenRe sangat krusial dalam mempersiapkan remaja secara fisik maupun mental.
Namun, Arumi juga menyampaikan tantangan besar yang dihadapi, yaitu:
• Tingginya angka pernikahan dini.
• Masalah kesehatan mental pada remaja.
• Pola asuh yang kurang seimbang.
“Beragam fenomena yang dialami remaja kita tidak lepas dari faktor kesehatan mental. Menurut Survei (I-NAMHS), 34,9% remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental,” jelas Bunda GenRe Jawa Timur tersebut.
Ia menekankan pentingnya rumah atau keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak, yang perannya tak tergantikan.
Dengan dilantiknya Bunda GenRe di tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, diharapkan akan tercipta terobosan dan inovasi dalam mendampingi para remaja merencanakan masa depan mereka. Selain itu, para Bunda GenRe juga diharapkan dapat mensosialisasikan pentingnya peran kedua orang tua yang seimbang dalam tumbuh kembang anak, demi mempersiapkan generasi penerus yang tangguh dan unggul.
Bunda Cantika menyatakan kesiapannya mensukseskan tujuan Bunda GenRe sebagai “Ibu dari para remaja” di wilayahnya masing-masing. (Prokopim).






