Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Luncurkan Pekan Bejo Kurangi Pengangguran

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Luncurkan Pekan Bejo Kurangi Pengangguran

Sebarkan artikel ini
139C446D CCFC 4D75 BD55 E180AD14A968

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meluncurkan Sepekan Bojonegoro Enggal Kerjo (Pekan Bejo) dengan tujuan utama mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut. Acara ini diadakan di GOR Utama Bojonegoro, Rabu (26/11/2025).

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengatakan bahwa pemerintah memiliki tiga kewajiban terkait ketenagakerjaan, yaitu membangun, menciptakan, dan melestarikan lapangan kerja. “Tugas berat ini perlu kolaborasi dengan dunia kerja. Misalnya di sekolah-sekolah kejuruan harus bisa menjalin kerjasama dengan dunia kerja,” katanya.

Dalam acara tersebut, Bupati Setyo Wahono mengapresiasi perusahaan yang berpartisipasi dalam program ini. “Sehingga tantangan ke depan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro harus memberikan fasilitas peluang untuk berkarya lebih banyak lagi,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid, memaparkan bahwa Pekan Bejo bertujuan memfasilitasi pencari kerja mendapatkan pekerjaan sesuai bakat dan minat. Selain itu, juga membantu perusahaan menemukan kandidat potensial dan mengurangi angka pengangguran.

Dalam program ‘Wirausaha Baru’, 45% peserta pelatihan berhasil mandiri dan menumbuhkan peluang lapangan kerja. Sedangkan 50% peserta pelatihan di kegiatan lain terserap di dunia kerja.

Tantangan lima tahun ke depan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada strategi penurunan pengangguran, dengan asumsi 7.000 orang/tahun mampu mendapatkan peluang di sektor perusahaan. Sebab angka pengangguran masih berkisar 34.785 orang di 2024.

Pemkab Bojonegoro juga memberikan penghargaan apresiasi pada perusahaan dengan kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan dan perusahaan dengan pelaporan perjanjian kerja waktu tertentu dan tidak tertentu terbanyak. Selain itu, juga diserahkan sertifikat merek IKM ‘Rimambat’, produk batik Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo; ‘Silvanara’ produk tepung olahan Desa Solorejo, Kecamatan Padangan; produk kerupuk ikan dan rempeyek dan pangsit Kelurahan Sumbang.

Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja, JHT, dan Santunan Jaminan Pensiun.