Pariwiata&KulinerPemerintahan

Indonesia’s Geopark Leader Forum: Perkuat Sinergi dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

liputanbojonegoro637
×

Indonesia’s Geopark Leader Forum: Perkuat Sinergi dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
630D862F CAA2 4A8A A563 740F3F126C44

Liputanbojonegoro.com, Jakarta — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Komite Nasional Geopark Indonesia sukses menggelar Indonesia’s Geopark Leader Forum: Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development pada hari Rabu (3/12/2025).

Forum strategis ini menjadi wadah penting yang mempertemukan para pemimpin daerah, pengelola geopark, pakar nasional-internasional, serta perwakilan International Geoscience and Geoparks Programme (IGGP) UNESCO. Kegiatan ini digarisbawahi sebagai momentum krusial untuk memperkuat sinergi dan mengakselerasi pengembangan geopark berkelanjutan di Indonesia.

Geopark dipahami sebagai konsep pembangunan kawasan holistik yang mengintegrasikan tiga keragaman utama: geologi, hayati, dan budaya. Sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2019, Pemerintah menekankan bahwa pengelolaan geopark harus dilakukan secara berkelanjutan dengan menjadikan masyarakat dan pemerintah daerah sebagai aktor utama.

Indonesia saat ini telah memiliki 12 UNESCO Global Geopark (UGGp), dan menargetkan peningkatan jumlah menjadi 17 UGGp pada tahun 2029, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Target ini tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga pada kualitas pengelolaan geopark sebagai penggerak ekonomi lokal yang berlandaskan konservasi.

Dalam forum tersebut, Kabupaten Bojonegoro menunjukkan komitmen kuat untuk mengembangkan Geopark Bojonegoro. Keikutsertaan Bojonegoro menegaskan langkah strategis daerah tersebut dalam upaya mencapai status UNESCO Global Geopark di masa depan.

Melalui partisipasi aktif dalam sesi berbagi pengetahuan, diskusi panel, hingga penandatanganan komitmen kepala daerah, Bojonegoro mempertegas langkah-langkah berikut:

• Penguatan Kelembagaan dan Pengelolaan: Memperkuat struktur dan tata kelola Geopark Bojonegoro.

• Pengembangan Konservasi dan Geowisata: Fokus pada konservasi geologi dan pengembangan geowisata yang berbasis pada partisipasi masyarakat.

• Edukasi Kebumian: Peningkatan kualitas pendidikan kebumian bagi generasi muda.

• Pembangunan Jejaring: Membangun koneksi nasional dan internasional sebagai persiapan menuju status UGGp.

• Kolaborasi Multisektor: Mendorong kerja sama dengan sektor swasta, akademisi, komunitas, dan UNESCO melalui IGGP.

Geopark Bojonegoro menonjol dengan tema unik “The Unique Petroleum System on Land.” Komitmen ini sekaligus menjadi wujud nyata dari visi daerah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi aktif dalam agenda nasional pengembangan geopark untuk pembangunan berkelanjutan Indonesia. (Prokopim)