Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menggelar latihan rutin Pencak Silat Militer (PSM) di lapangan Makodim setempat, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan bela diri serta memperkuat profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas pokok di wilayah binaan.
Latihan yang dilaksanakan secara mandiri ini merupakan bagian dari program pembinaan satuan. Tujuannya adalah membentuk karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan memiliki kesiapan fisik yang prima dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) Pelatih, Serka Abdul Jalil (Babinsa Koramil 0813-08/Kedungadem), didampingi oleh sejumlah pelatih handal dari jajaran Babinsa, di antaranya: Kopda Nuralim Agus Pianto (Koramil 0813-01/Bojonegoro), Koptu Wawan Siswanto (Koramil 0813-06/Baureno), Serda Ridwan (Koramil 0813-09/Sumberrejo), dan Serda Kasbullah (Koramil 0813-10/Kanor)
Para peserta dibekali materi secara komprehensif, mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan. Materi tersebut meliputi teknik sikap pasang, serangan, tangkisan, bantingan, kuncian, hingga teknik pertahanan diri perorangan yang efektif.
Koordinator kegiatan, Kapten Arh Edy Supriyono, SE., menjelaskan bahwa Pencak Silat Militer adalah kemampuan dasar yang wajib dikuasai oleh setiap prajurit TNI Angkatan Darat.
“Bela diri PSM ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk mengukur kemampuan fisik, mental, dan kedisiplinan prajurit. Kami harapkan seluruh personel mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh,” tegas Kapten Edy.
Melalui latihan rutin ini, jajaran Kodim 0813 Bojonegoro diharapkan memiliki refleks yang lebih tajam dan kesiapsiagaan yang tinggi. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan prajurit maupun warga binaan saat menjalankan tugas di lapangan.
“Harapannya, seluruh personel semakin profesional, solid, dan siap menghadapi tantangan tugas dalam menjaga stabilitas serta keamanan wilayah,” pungkasnya.








