OlahragaPendidikan

SMK Dirgahayu Kedungadem Raih Medali di Dandepohar 30 Cup

liputanbojonegoro637
×

SMK Dirgahayu Kedungadem Raih Medali di Dandepohar 30 Cup

Sebarkan artikel ini
58D695CA 7471 479B A3EF 5286FC06A5E4

Liputanbojonegoro.com, Malang – Semangat juang tinggi kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi SMK Dirgahayu Kedungadem, Bojonegoro, Dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Dandepohar 30 Cup 2026 .

Acara digelar di Kota Malang, Sabtu (11/4), tiga atlet muda sekolah tersebut berhasil membawa pulang medali setelah tampil dominan di arena pertandingan.

Kompetisi yang mempertemukan pesilat berbakat dari berbagai daerah ini menjadi ajang pembuktian kualitas latihan dan ketangguhan mental para siswa di level regional.

Tiga perwakilan SMK Dirgahayu Kedungadem Bojonegoro sukses naik ke podium juara pada kategori yang berbeda:

1. Andrean Eka Nurdiyanto: Meraih Juara 1 (Medali Emas) pada Kelas D Remaja Putra.

2. Rehan Naji Affandi: Meraih Juara 2 (Medali Perak) pada Kelas F Remaja Putra.

3. Mohammad Syaifudin Nurhuda: Meraih Juara 3 (Medali Perunggu) pada Kelas C Remaja Putra.

Keberhasilan ini dicapai melalui proses panjang, mulai dari latihan fisik yang intensif hingga pematangan strategi bertanding di bawah bimbingan pelatih sekolah.

Kepala SMK Dirgahayu Kedungadem, Rustam Efendi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet.

Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari sinergi yang baik antara kerja keras siswa, dedikasi pelatih, dan dukungan penuh dari sekolah.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga SMK Dirgahayu Kedungadem. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Rustam dalam keterangannya.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga SMK Dirgahayu Kedungadem, Bojonegoro.

Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Rustam dalam keterangannya.