Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Bojonegoro sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) VI di Kantor Sekretariat DPD PAN Bojonegoro, Minggu (17/05/2026).
Mengusung tema “Memperkuat Kontribusi Generasi Muda Dalam Menjaga Kedaulatan Pangan”, agenda ini menjadi momentum krusial bagi konsolidasi kader muda di wilayah Bojonegoro dan Tuban.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris DPW PAN Jawa Timur Abdullah A.H., Ketua DPD PAN Bojonegoro Lasuri, S.H., M.H., Ketua BM PAN Bojonegoro Moch. Choirul Anam, S.Pd., M.A.P., serta seluruh pengurus BM PAN se-Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.
Ketua BM PAN Bojonegoro, Moch. Choirul Anam, dalam sambutannya mengapresiasi militansi para kader yang tetap antusias menghadiri acara meskipun dilaksanakan secara sederhana di tengah keterbatasan fasilitas.
“Meski suasana ruangan cukup panas dan sederhana, semangat kita harus tetap menyala. PAN iku wani perih (PAN itu berani perih), kader PAN harus siap menghadapi tantangan dan kesulitan,” ujar Choirul Anam di hadapan ratusan kader.
Choirul Anam optimis, jika gerak taktis kepemudaan ini konsisten menyentuh lapisan masyarakat bawah, target PAN untuk menembus posisi tiga besar pada level nasional dapat tercapai.
Di tempat yang sama, Sekretaris DPW PAN Jawa Timur, Abdullah A.H., memaparkan kembali landasan filosofis pembentukan BM PAN yang merujuk pada Al-Qur’an Surat As-Saff ayat 4.
Ia menegaskan pentingnya membangun barisan yang kokoh, teratur, dan solid dalam mengawal kebijakan partai.
“BM PAN bukan kelompok yang berjalan tanpa arah. Filosofinya adalah barisan yang kokoh dan solid,” kata Abdullah.
Ia juga menyegarkan ingatan sejarah para kader mengenai keterikatan historis PAN dan BM PAN yang sama-sama dideklarasikan pada 23 Agustus 1998 silam di Istora Senayan. Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa sejak era reformasi, PAN memang didesain untuk ditopang oleh organisasi kepemudaan yang kuat.
Kegiatan Musyda VI ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri, S.H., M.H. Dalam pidatonya, Lasuri berharap forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah ini melahirkan struktur kepengurusan yang progresif dan keputusan-keputusan strategis bagi kemajuan organisasi.
“Alhamdulillah sore hari ini kita bisa bersilaturahmi dalam suasana santai dan sederhana. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan menghasilkan keputusan terbaik,” tutur Lasuri.
Melalui gelaran Musyda VI ini, BM PAN Bojonegoro diharapkan kian solid dalam menahkodai peran generasi muda, khususnya dalam mengambil peran strategis pada sektor kedaulatan pangan regional.






