Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Beasiswa pendidikan dari Pemkab Bojonegoro tahap 1b (lanjutan) tahun 2026 senilai Rp10,5 miliar resmi dicairkan.
Ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
“Proses penyaluran tersebut dilakukan melalui transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.
Sebanyak 2.670 mahasiswa menerima manfaat dari program ini.
Jumlah tersebut mencakup 14 mahasiswa penerima beasiswa pondok pesantren, 113 mahasiswa dari keluarga miskin, 334 mahasiswa beasiswa scientist, serta 2.209 mahasiswa dari program beasiswa sepuluh sarjana per desa.
Pada Jumat (3/7/2026), beasiswa untuk keluarga miskin, scientist lanjutan, dan pondok pesantren telah dicairkan. Sementara, beasiswa scientist cair pada Senin (6/7/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, menjelaskan bahwa pencairan beasiswa telah melalui berbagai tahapan sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, beasiswa yang diberikan merupakan pengganti biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang telah dibayarkan oleh mahasiswa.
Dengan ini, diharapkan para penerima dapat lebih fokus dalam menyelesaikan pendidikan mereka dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bojonegoro.






