Peristiwa

Jalan Sehat Hari Santri Drokilo Bojonegoro Sukses Dongkrak Ekonomi PKL

×

Jalan Sehat Hari Santri Drokilo Bojonegoro Sukses Dongkrak Ekonomi PKL

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Peringatan Hari Santri Nasional yang digelar oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (18/10/2026), berlangsung meriah.

Kegiatan jalan sehat yang dipusatkan di halaman masjid Al-Ilklas,  Desa Drokilo setempat tidak hanya menyehatkan warga, tetapi juga mendatangkan berkah ekonomi bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pantauan tim liputanbojonegoro di lokasi menunjukkan puluhan lapak pedagang berjejer rapi. Aneka kuliner seperti pentol, kebab, bakso, sempol, es pop, hingga donat diserbu pembeli.

Tak hanya kuliner, berbagai wahana permainan anak juga turut tumpah ruah memeriahkan suasana, mulai dari jasa menggambar, odong-odong, istana balon, arena tangkap lele, hingga mainan mobil-mobilan anak.

Kehadiran ragam hiburan ini disambut antusias oleh anak-anak. Sakilah, salah satu pengunjung cilik, mengaku sangat gembira bisa menghabiskan waktu dengan mengikuti berbagai kegiatan seru seperti menggambar dan menangkap ikan lele.

Semangat dan keceriaan yang sama turut dirasakan para pelaku usaha. Yuni, seorang pedagang es jeruk dan teh, mengaku sangat bersyukur atas digelarnya acara PHBI ini. Dagangannya laris manis diserbu pengunjung yang antusias di tengah cuaca terik.

“Sangat senang sekali ada acara ini, dagangan laris manis diburu pengunjung, apalagi cuaca juga mendukung cukup panas,” tutur Yuni.

Keuntungan dari kemeriahan ini juga dirasakan oleh para pedagang yang datang dari luar kecamatan. Ibu Marni, seorang pedagang mainan anak asal Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, bahkan sudah bersiap sejak pagi buta.

Mengingat jarak tempuh yang cukup jauh, ia memilih berangkat sesaat setelah menunaikan salat subuh.

Ibu Mar menceritakan, informasi mengenai potensi keramaian di Desa Drokilo ini didapatkannya melalui jaringan komunikasi sesama pedagang. “Tahu informasi acara ini dari grup WhatsApp PKL Bojonegoro,” ujarnya.

Melalui momentum Hari Santri Nasional ini, kemeriahan yang dihadirkan terbukti mampu menjadi daya tarik massa sekaligus motor penggerak roda ekonomi kerakyatan bagi para pelaku usaha lokal maupun regional di Kabupaten Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *