Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Perayaan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 dan HUT TNI ke-81 diwarnai dengan kegiatan yang memacu adrenalin sekaligus menebar kebaikan.
Sebanyak 400 kendaraan jip dan trail dari berbagai daerah di Indonesia tumpah ruah di Bojonegoro untuk mengikuti ajang petualangan offroad yang diinisiasi oleh Bojonegoro Offroad dan Trail Adventure.
Pelepasan peserta dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo.
Mengusung tema “Eksplorasi Wilayah Bojonegoro Selatan”, para peserta langsung dihadapkan pada tantangan melintasi kawasan hutan dan perbukitan Gunung Batu.
Rute penjelajahan ini meliputi wilayah Kecamatan Ngambon, Sekar, Gondang, Bubulan, Ngasem, dan Gayam, sebelum akhirnya kembali finish di titik awal di Dolokgede.
Kompetisi dan petualangan ini dibagi ke dalam empat kategori untuk mengakomodasi berbagai tingkat keterampilan peserta, mulai dari Kelas Ultimate bagi kendaraan monster penakluk medan terberat, Kelas Extreme untuk kendaraan modifikasi tangguh, Kelas Fun bagi offroader pemula, hingga Kelas Trail dengan kendaraan modifikasi standar.
Kendati menyuguhkan ketegangan olahraga otomotif ekstrem, kegiatan ini tidak melupakan kepedulian terhadap sesama.
Pemerintah Kabupaten bersama penyelenggara menyisipkan rangkaian aksi bakti sosial yang mencakup pembagian sembako di sepanjang rute, layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis, serta pembangunan fasilitas ibadah berupa mushola di Desa Pragelan, Gondang.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam perayaan HJB ke-349 dan HUT TNI ke-81 ini.
Ia menekankan bahwa ajang tersebut dirancang bukan sekadar menyalurkan hobi berkendara di medan ekstrem, melainkan wadah untuk menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.
“Momentum ini mari kita manfaatkan dengan membawa misi sosial sekaligus, yakni mengupayakan kebermanfaatan kita dan acara kita untuk sesama.
Baik berdampak pada wilayah Bojonegoro maupun pada perekonomian masyarakat sekitar,” ungkap Bupati Setyo Wahono.
Melalui perpaduan antara olahraga otomotif, eksplorasi keindahan alam perbukitan selatan, dan aksi kemanusiaan, Pemkab Bojonegoro optimistis perayaan hari jadi tahun ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga sekitar. (Prokopim)






