PendidikanPeristiwa

Bantu Legalitas Seni Tradisional, Mahasiswa KKN-TK 20 Unigoro Fasilitasi Pembuatan NIK Kesenian Gembrung Desa Meduri

liputanbojonegoro637
×

Bantu Legalitas Seni Tradisional, Mahasiswa KKN-TK 20 Unigoro Fasilitasi Pembuatan NIK Kesenian Gembrung Desa Meduri

Sebarkan artikel ini
D4A969CD B20C 4C4F B549 42596512B076

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 20 Universitas Bojonegoro (Unigoro) memberikan pendampingan langsung bagi pegiat kesenian Gembrung Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, dalam mengurus kartu Nomor Induk Kesenian (NIK) di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (29/7/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian seni tradisional lokal. Meski kesenian Gembrung aktif dimainkan oleh warga Desa Meduri, kelompok seni ini sebelumnya belum mengantongi legalitas dan pendataan resmi dari dinas terkait.

Sebelum menuju MPP Kabupaten Bojonegoro, tim mahasiswa KKN-TK Kelompok 20 terlebih dahulu melakukan survei dan pengumpulan informasi mengenai alur pendaftaran NIK kesenian. Informasi tersebut kemudian disosialisasikan kepada para pengurus kesenian di desa.

Proses dilanjutkan dengan penyiapan berkas administrasi, mulai dari formulir pendaftaran, fotokopi KTP pengurus, hingga dokumentasi pertunjukan Gembrung.

Berkas yang terkumpul kemudian dimintakan pengesahan secara berjenjang dari Kepala Desa Meduri hingga Camat Margomulyo.

Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, perwakilan mahasiswa mendampingi Ketua Kesenian Gembrung mendatangi MPP Kabupaten Bojonegoro untuk penyerahan dokumen hingga kartu NIK diterbitkan.

Ketua Kesenian Gembrung Desa Meduri, Romli, menyambut positif terbitnya NIK tersebut. Menurutnya, legalitas ini memberikan kepastian identitas bagi kelompok seni yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah, sekarang Gembrung sudah punya NIK. Rasanya senang karena selama ini belum ada identitas seperti ini. Dengan adanya NIK ini, kesenian Gembrung kami jadi lebih jelas dan tercatat secara resmi,” ujar Romli saat ditemui usai pengurusan di MPP.

Romli juga mengapresiasi peran aktif mahasiswa Unigoro yang mendampingi proses administrasi dari awal hingga selesai.

“Terima kasih banyak untuk anak-anak KKN yang sudah membantu dari awal sampai selesai. Kalau tidak dibantu mungkin kami juga masih bingung bagaimana cara mengurusnya. Semoga dengan adanya NIK ini Gembrung bisa semakin dikenal dan tetap ada terus di Desa Meduri,” tambahnya.

Pendataan melalui NIK ini diharapkan tidak hanya memberi legalitas formal, tetapi juga memperbesar peluang kesenian Gembrung untuk tampil dalam berbagai forum kebudayaan, agenda daerah, maupun acara kemasyarakatan.

Ke depan, hadirnya legalitas resmi ini diharapkan menjadi pemantik sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pegiat seni dalam menjaga keberlangsungan kesenian Gembrung serta mengenalkannya kepada generasi muda Desa Meduri.