Pariwiata&Kuliner

Es Tape Ketan Ireng Bojonegoro Raih Penghargaan Jatim

liputanbojonegoro637
×

Es Tape Ketan Ireng Bojonegoro Raih Penghargaan Jatim

Sebarkan artikel ini
FE79D821 FB72 4119 A6D6 3772F9895777

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com  – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro kembali mengukir prestasi di tingkat provinsi.

DWP Bojonegoro berhasil meraih peringkat kedua untuk kategori produk minuman terbaik dalam ajang Seleksi dan Kurasi Menu Lokal Daerah Provinsi Jawa Timur 2026 melalui sajian khas Es Tape Ketan Ireng.

Dalam ajang yang diikuti oleh 33 kabupaten/kota se-Jawa Timur tersebut, Es Tape Ketan Ireng milik DWP Bojonegoro sukses masuk dalam 25 nominasi terbaik dan menyabet nilai tinggi sebesar 88,65.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur pada Selasa (18/8/2026), bertepatan dengan agenda Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui Healthy Meal Pack.

Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emy Edi Susanto, menjelaskan bahwa sajian Es Tape Ketan Ireng tidak sekadar mengandalkan bahan pangan lokal yang sederhana, tetapi juga sarat akan makna tradisi dan nilai sosial.

“Proses fermentasi pada tape menggambarkan kesabaran dalam menjalani hidup, sementara kuah santan yang menyatukan seluruh bahan menjadi simbol eratnya rasa kekeluargaan.

Cita rasa manisnya adalah doa agar setiap perjumpaan membawa kebahagiaan dan keharmonisan,” ujar Emy.

Tak hanya bernilai budaya, minuman ini juga diperhitungkan dari segi nutrisi. Dalam satu porsinya, Es Tape Ketan Ireng mengandung energi sekitar 267,9 kilokalori, 49,6 gram karbohidrat, 3,6 gram protein, 6,3 gram lemak, serta 2,2 gram serat.

Ketua DWP Provinsi Jawa Timur, Isye Adhy Karyono, mengapresiasi tinggi keikutsertaan seluruh daerah. Menurutnya, pemanfaatan bahan lokal untuk makanan sehat berbasis Healthy Meal Pack tidak hanya berdampak baik bagi gizi keluarga, namun juga berpotensi menjadi peluang bisnis baru yang meningkatkan ekonomi warga.

Kegiatan pelatihan ini juga menghadirkan Founder Healthy Catering Surabaya, Evan Setiawan, yang membagikan tips mengolah makanan bernutrisi tinggi.

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai mengutamakan asupan protein dan membatasi porsi karbohidrat.

“Penuhi dulu kebutuhan protein seperti ayam, ikan, telur, atau tahu. Nasi cukup satu kepal atau sekitar 120–150 gram, lalu lengkapi dengan sayuran,” jelas Evan.

Ia juga menyarankan teknik memasak yang aman bagi kesehatan, yakni memprioritaskan metode kukus dan masakan berkuah untuk mempertahankan gizi, serta membatasi makanan yang digoreng, bertepung, maupun tinggi gula.