Pariwiata&Kuliner

Mengenal Banyu Kuning, Wisata Air Panas Unik di Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Mengenal Banyu Kuning, Wisata Air Panas Unik di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
0D3BE8F9 181F 4B04 80CB B093E80AAD2F

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Di balik rimbunnya kawasan hutan Temayang, Kabupaten Bojonegoro menyimpan potensi wisata alam bernilai ilmiah tinggi.

Mata Air Panas Banyu Kuning, yang terletak di Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, kini kian dilirik tak hanya sebagai destinasi bersantai, tetapi juga sebagai laboratorium alam sistem panas bumi (geotermal).

Berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Bojonegoro, objek wisata alami ini menawarkan keunikan fenomena hidrotermal di kompleks perbukitan vulkanik Gunung Pandan purba.

Nama Banyu Kuning berasal dari bahasa Jawa (banyu berarti air). Meski menyandang nama tersebut, air yang mengalir di lokasi ini sebenarnya sangat jernih. Warna kuning menawan yang menghiasi dasar sungai berasal dari endapan mineral oksida besi (\text{Fe}_2\text{O}_3) yang melapisi bebatuan.

Suhu air panas di Banyu Kuning berkisar antara 40°C hingga 60°C—tingkat kehangatan yang pas untuk wisata pemandian air panas alami. Selain itu, kandungan belerang (sulfur) dan zat besi (Fe) yang signifikan di kawasan ini menjadi bukti nyata adanya sisa aktivitas magmatisme di bawah permukaan bumi.

Berdasarkan data dari situs Geopark Bojonegoro, kawasan Banyu Kuning tersusun atas material vulkanik kompleks Gunung Pandan berumur Pleistosen.

Wilayah ini didominasi oleh lava andesit berwarna abu-abu bertekstur hipokristalin, dengan fenokris hornblenda dan plagioklas, serta breksi vulkanik.

Meskipun batuannya bersifat masif, keberadaan rekahan-rekahan alami menjadi jalur vital bagi sirkulasi air tanah (akuifer).

Air tanah yang meresap ke dalam bumi terpanaskan oleh sisa energi magmatis, melarutkan mineral besi, lalu naik kembali ke permukaan. Perubahan suhu dan tekanan mendadak saat air keluar memicu pengendapan (presipitasi) oksida besi yang mewarnai bebatuan di sekitarnya.

Untuk mencapai surga tersembunyi ini, pengunjung harus menempuh perjalanan yang lumayan menantang. Akses jalan berkelok menembus hutan Temayang serta jalan setapak menurun menuju dasar lembah akan menyapa para wisatawan sebelum sampai di titik lokasi.

Namun, rasa lelah dipastikan terbayar tuntas. Suasana alam yang masih sangat asri, udara segar, serta perpaduan kontras antara jernihnya air hangat dan bebatuan berwarna kuning kemerahan menjadikan Banyu Kuning sebagai spot favorit untuk berendam sekaligus berswafoto.

Bagi penikmat wisata alam dan edukasi geologi, Banyu Kuning adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan di Bojonegoro.