Pemerintahan

Kericuhan Olimpiade Matematika SD/MI Bojonegoro, Pemkab Siapkan Pertemuan Solusi

liputanbojonegoro637
×

Kericuhan Olimpiade Matematika SD/MI Bojonegoro, Pemkab Siapkan Pertemuan Solusi

Sebarkan artikel ini
56472004 6CF7 4D28 80B7 4440A33047AD

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pelaksanaan Olimpiade Matematika Tingkat SD/MI di Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (19/12/2025) yang diwarnai kericuhan telah mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Sebagai respons cepat, Pemkab berencana mempertemukan semua pihak terkait untuk mencari solusi pada Selasa (9/12/2025).

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, telah melakukan langkah awal dengan bertemu langsung dengan Ketua Panitia Olimpiade sekaligus pemilik Saryta Management, Ita Purnamasari, pada Minggu (7/12/2025). Pertemuan ini dilakukan menyusul banyaknya laporan dan kekecewaan dari masyarakat, terutama orang tua siswa, mengenai ketidakjelasan pelaksanaan olimpiade.

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Nurul Azizah menekankan pentingnya respons cepat dan tepat terhadap aduan masyarakat. Ia menuntut agar masalah segera diselesaikan, mengingat hal ini menyangkut tanggung jawab kepada masyarakat yang telah membayar biaya pendaftaran namun belum dapat mengikuti olimpiade.

“Penyelenggara salah, karena tidak berkoordinasi secara langsung dengan Dinas Pendidikan dan kepala Kemenag yang mempunyai fungsi dalam bidang pendidikan tingkat dasar maupun ibtida’iyah,” tandas Nurul Azizah.

Wabup juga menegaskan agar pihak penyelenggara bertanggung jawab penuh, khususnya terhadap lebih dari 1.300 anak yang belum bisa mengikuti olimpiade. Setiap anak telah membayar biaya pendaftaran sebesar Rp55.000.

“Yang terpenting harus dikembalikan karena ada hak yang belum diperoleh,” tegasnya, menuntut adanya pengembalian dana kepada peserta yang terdampak.

Kegiatan Olimpiade Matematika Tingkat SD/MI ini awalnya digelar pada Minggu (7/11/2025) di Gedung Serbaguna Bojonegoro. Namun, kegiatan tersebut belum dapat diselesaikan dan terpaksa dihentikan setelah terjadi kericuhan di lokasi.

Pertemuan yang dijadwalkan pada hari Selasa mendatang diharapkan dapat menghasilkan keputusan konkret terkait kelanjutan olimpiade atau mekanisme pengembalian dana bagi seluruh peserta yang dirugikan.