TNI/POLRI

Kodim 0813 Bojonegoro Berikan Pembekalan Wasbang Serentak

liputanbojonegoro637
×

Kodim 0813 Bojonegoro Berikan Pembekalan Wasbang Serentak

Sebarkan artikel ini
7DE1EF47 414F 446C A340 6E481971E3BA

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0813 Bojonegoro secara masif melaksanakan pembinaan terhadap generasi muda di wilayah binaan masing-masing. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa patriotisme yang tinggi.

Pada Rabu (17/12/2025), sejumlah satuan di bawah naungan Kodim 0813 Bojonegoro bergerak serentak memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara kepada ribuan pelajar. Kegiatan ini menyasar berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA dan sederajat.

Adapun satuan yang terlibat dalam aksi serentak ini meliputi Koramil 01/Bojonegoro, Koramil 02/Kapas, Koramil 03/Balen, Koramil 04/Sugihwaras, Koramil 08/Kedungadem, Koramil 09/Sumberrejo, Koramil 11/Padangan, Koramil 24/Temayang, Posramil 16/Sekar

Salah satu titik pelaksanaan kegiatan berlangsung di halaman Sekolah Dasar (SD) Negeri Kendung, Kecamatan Purwosari. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 0813-11/Padangan memberikan pembekalan kepada 91 siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6.

Komandan Koramil (Danramil) 0813-11/Padangan, Kapten Inf Sujarwo, menjelaskan bahwa materi Wasbang dan Bela Negara ini diproyeksikan untuk membawa dampak positif jangka panjang bagi para pelajar, terutama dalam hal kedisiplinan.

“Kegiatan ini adalah bagian dari pembinaan dan pembangunan karakter bagi generasi muda. Harapannya, mereka memiliki mental yang positif, tangguh, dan berkualitas, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat,” ujar Kapten Inf Sujarwo.

Lebih lanjut, Danramil menekankan bahwa pembinaan karakter merupakan aspek krusial dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas karakter masyarakatnya.

Beliau juga menambahkan bahwa pembentukan kepribadian harus dimulai sejak dini. Usia sekolah dasar merupakan masa kritis di mana nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kreativitas, dan kemandirian harus ditanamkan secara mendalam.

“Di tengah tantangan arus globalisasi, upaya ini menjadi pondasi besar bagi masa depan. Namun, peran guru dan orang tua tetap menjadi kunci utama dalam pengawasan anak. Membentuk karakter adalah tanggung jawab kolektif semua pihak yang peduli pada masa depan bangsa,” pungkasnya.