Pemerintahan

Momen Haru Pelepasan 102 ASN Haji Bojonegoro 2026

liputanbojonegoro637
×

Momen Haru Pelepasan 102 ASN Haji Bojonegoro 2026

Sebarkan artikel ini
33051830 B9C9 4A88 A81E 230A81CE62D4

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro pada Kamis (30/4/2026).

Sebanyak 102 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengikuti prosesi pelepasan dan doa bersama menjelang keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono.

Momentum ini menjadi sangat spesial karena merupakan kali pertama Pemerintah Kabupaten mengumpulkan para ASN calon jamaah haji (CJH) secara khusus sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka.

Dalam laporannya, terungkap bahwa dari total 102 ASN yang berangkat tahun ini, sektor pendidikan memberikan kontribusi terbesar. Sebanyak 62 orang guru tercatat akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam sambutannya menyebut keberangkatan tahun 2026 ini sebagai panggilan yang sangat istimewa. Beliau menekankan bahwa kesempatan berhaji adalah murni panggilan Tuhan yang tidak didapatkan oleh semua orang.

“Karena keterbatasan kami untuk bersilaturahmi ke rumah Bapak/Ibu satu per satu, maka melalui pertemuan inilah kami menitipkan doa,” ungkap Bupati Wahono.

Lebih lanjut, Bupati secara khusus memohon kepada para jamaah agar menyelipkan doa untuk kemajuan daerah saat berada di tempat-tempat mustajab seperti Multazam atau Arafah.

“Kami ingin mendapatkan berkah doa dari Bapak/Ibu sekalian. Mohon doakan agar Kabupaten Bojonegoro senantiasa diberikan kemudahan, masyarakatnya bahagia, makmur, dan membanggakan,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar para ASN senantiasa menjaga hati dan kesehatan agar dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Nurul Azizah mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyebut bahwa keberangkatan ini adalah jawaban atas ketidakpastian situasi global yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat.

“Atas izin Allah, Bapak/Ibu sekalian tetap bisa berangkat sebagai tamu Allah,” ujar Nurul Azizah.

Ia menitipkan tiga pesan utama bagi para jamaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi untuk Menjaga kesehatan fisik agar ibadah maksimal,  Menjaga semangat ibadah, dan Menjaga stabilitas emosi agar tetap tenang dan sabar.

“Jika emosi terjaga, ibadah menjadi mabrur dan akan membawa cahaya kemakmuran bagi diri sendiri maupun kabupaten,” tambahnya.

Kegiatan pelepasan ini ditutup dengan sesi doa bersama yang berlangsung sangat khusyuk dan penyerahan cinderamata secara simbolis kepada para jamaah sebagai bentuk perhatian dari jajaran pimpinan daerah.