Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Trantibumlinmas dan Luncurkan Aplikasi Gatramas

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Trantibumlinmas dan Luncurkan Aplikasi Gatramas

Sebarkan artikel ini
3274C49F 21AE 4244 81F9 9A1190AC8889

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) yang dirangkaikan dengan peluncuran (Launching) Aplikasi Gatramas. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, di Ruang Angling Dharma Pemkab Bojonegoro.

Rakor ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Nurul Azizah sebagai narasumber. Peserta rakor melibatkan seluruh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Kabupaten Bojonegoro serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Plt. Kasatpol PP, Arief Nanang Sugianto, dalam laporannya memperkenalkan Aplikasi Gatramas (Jaga Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat). Aplikasi berbasis website ini merupakan inovasi sistem pelaporan dan basis data ketertiban umum.

“Aplikasi Gatramas dikembangkan untuk mempercepat respon, meningkatkan transparansi, serta memperkuat koordinasi antar Satpol PP di berbagai wilayah. Aplikasi ini juga terkoneksi dengan sistem serupa di tingkat Provinsi dan Nasional,” jelas Arief Nanang.

Dengan adanya aplikasi ini, Satpol PP Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat secara aktif dan terstruktur melaporkan kondisi ketertiban dan keamanan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan peran penting Satpol PP sebagai garda terdepan penjaga ketertiban masyarakat. Bupati menekankan dua poin utama bagi anggota Satpol PP:

1. Penguatan Komunikasi dan Koordinasi: Anggota Satpol PP harus mampu membangun komunikasi lintas OPD, termasuk dengan BPBD, Dinas PU Bina Marga, dan para Camat, demi respon yang cepat dan tepat terhadap potensi gangguan.

2. Penguasaan Peraturan: Penting bagi Satpol PP untuk menguasai seluruh Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai landasan hukum yang kuat dalam setiap tindakan penegakan.

Bupati juga menambahkan bahwa Satpol PP harus bersikap luwes, sigap, dan hadir di tengah aktivitas masyarakat, karena keberadaan mereka adalah penopang stabilitas wilayah dan kelancaran pembangunan. Ia mengingatkan agar Satpol PP tidak menutup saluran komunikasi dengan pihak mana pun.

Wakil Bupati Nurul Azizah, yang membawakan materi “Penguatan Program Kerja Antar Perangkat Daerah dalam Penegakan Perda/Perkada”, turut menekankan pentingnya keberanian Satpol PP dalam bertindak berdasarkan aturan.

Ia berharap peluncuran Aplikasi Gatramas menjadi momentum peningkatan profesionalitas Satpol PP sekaligus memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam penegakan peraturan, termasuk dalam pengawasan perizinan bangunan dan kegiatan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. (Prokopim)