TNI/POLRI

Polres Bojonegoro Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah guna Pastikan Keamanan Jemaat

liputanbojonegoro637
×

Polres Bojonegoro Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah guna Pastikan Keamanan Jemaat

Sebarkan artikel ini
50BAF952 0A20 444F 8733 EC17F6813B9F

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro melakukan sterilisasi di sejumlah gereja untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani menjelang pelaksanaan ibadah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, melalui Kabag Ops Kompol Sujono, menyampaikan bahwa salah satu titik fokus sterilisasi adalah Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) yang terletak di Jalan WR Supratman, Kecamatan Kota Bojonegoro.

“Sterilisasi ini dilakukan dengan menyisir setiap ruang dan sudut gereja menggunakan alat metal detector dan inspector mirror,” ujar Kompol Sujono pada Rabu (17/12/2025).

Proses sterilisasi dilakukan oleh tim khusus di bawah pimpinan Kanit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit). Petugas memeriksa secara mendalam area dalam maupun luar gereja guna mendeteksi keberadaan benda mencurigakan, khususnya yang berpotensi mengandung bahan peledak.

Menurut Kompol Sujono, tindakan ini merupakan Prosedur Operasional Standar (SOP) dalam pengamanan kegiatan keagamaan berskala besar. “Tujuannya untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya barang berbahaya yang dapat mengganggu jalannya ibadah,” tambahnya.

Setelah dinyatakan steril, pengamanan gereja tidak berhenti begitu saja. Polres Bojonegoro telah menyiagakan personel gabungan dari tingkat Polres hingga Polsek Bojonegoro Kota untuk melakukan penjagaan, baik secara terbuka (berseragam) maupun tertutup (intelijen).

Pengamanan ketat ini akan terus berlangsung hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Hal ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.

“Kami melaksanakan kegiatan kemanusiaan ini demi memberikan rasa aman sehingga jemaat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang,” tutup Kompol Sujono.

Poin Utama Berita:

• Aksi: Sterilisasi Gereja (GPPS Bojonegoro).

• Waktu: Rabu, 17 Desember 2025.

• Metode: Penggunaan metal detector dan penyisiran area oleh unit Pam Obvit.

• Tujuan: Mencegah gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi umat yang beribadah.