Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, jajaran Polsek Kedungadem, Polres Bojonegoro, meningkatkan intensitas patroli kewilayahan.
Langkah preventif ini menyasar sejumlah titik rawan, mulai dari pusat keramaian hingga wilayah perbatasan kabupaten Bojonegoro.
Berdasarkan instruksi Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, SH, personel jaga diwajibkan memperketat pengawasan, khususnya pada waktu rawan yakni malam hingga dini hari. Hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kedungadem.
Pada Minggu (3/5/2026) pagi, tim patroli yang dipimpin oleh KSPKT Aiptu Sujih bersama dua anggota lainnya melakukan penyisiran mulai dari Desa Mlideg hingga Desa Panjang. Tak hanya di pusat kecamatan, petugas juga memantau kawasan perbatasan Kabupaten Lamongan, tepatnya di Desa Kesongo.
Kegiatan patroli meliputi Objek Vital Perbankan dan perkantoran, dan Pusat Ekonomi Kawasan pertokoan dan pasar, dan Pemukiman Area padat penduduk guna mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat).
Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, menjelaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah strategi utama untuk meminimalisir niat dan kesempatan para pelaku kriminal.
“Patroli ini kami tingkatkan untuk meminimalisir peluang pelaku kejahatan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah sekaligus rasa aman bagi warga,” tegas AKP Mat Suiswanto dalam keterangannya.
Selain melakukan pengawasan fisik, petugas di lapangan juga melakukan dialog dengan warga. Upaya ini dilakukan untuk mempererat komunikasi dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan (Kamtibmas).
Pihak kepolisian mengimbau agar warga tetap waspada dan segera melapor melalui layanan kepolisian jika menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam menjaga situasi Kedungadem tetap kondusif.












