Pemerintahan

Wabup Bojonegoro Hadiri Launching Beasiswa Pemprov Jatim 2026

liputanbojonegoro637
×

Wabup Bojonegoro Hadiri Launching Beasiswa Pemprov Jatim 2026

Sebarkan artikel ini
74961BFE F8E8 4F4F B792 BA6B8BD1E963

Liputanbojonegoro.com, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.

Melalui sinergi bersama Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) serta Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jatim, Program Beasiswa Pemprov Jatim Tahun 2026 resmi diluncurkan pada Rabu (10/6)/2026.

Acara peluncuran dan sosialisasi yang berlangsung di Ruang Rapat Hayam Wuruk, Lantai 8, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur ini dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Agenda strategis ini juga dihadiri oleh jajaran kepala daerah se-Jawa Timur, termasuk Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah.

Dalam laporannya, Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A., menyampaikan bahwa program afirmasi peningkatan kualitas SDM ini menunjukkan tren yang sangat positif.

Selama enam tahun terakhir, beasiswa ini telah memberikan manfaat nyata bagi 7.976 mahasiswa di berbagai wilayah Jawa Timur.

“Program beasiswa ini dirancang untuk mendongkrak kompetensi akademik dan mencetak SDM unggul. Pada tahap awal tahun 2026, kuota beasiswa dibuka untuk 1.100 mahasiswa yang tersebar di 64 perguruan tinggi mitra kerja sama,” urai Prof. Halim Soebahar.

Lebih lanjut, cakupan beasiswa ini terbilang komprehensif karena menyasar jenjang Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), Strata 3 (S3), hingga program internasional di Universitas Al-Azhar Kairo.

Pemprov Jatim bahkan memasang target besar pada tahun 2029 mendatang, di mana program ini diproyeksikan mampu melahirkan sedikitnya 260 doktor baru yang siap memperkuat ekosistem pendidikan dan pembangunan daerah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam arahannya menekankan bahwa dinamika perubahan global yang bergerak cepat menuntut adanya akselerasi pembangunan yang adaptif.

Ia menegaskan pentingnya penguatan kapasitas lokal agar mampu bersaing di kancah internasional.

“Perkembangan dunia hari ini sangat tergantung pada diversifikasi profesi dan kapasitas SDM kita, terutama di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Economic, and Mathematics).

Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi konkret antar-elemen menjadi kunci substantif untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga konsisten menjaga prinsip moderasi dan toleransi,” tegas Gubernur.

Kehadiran Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, dalam acara tersebut menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menyelaraskan program pendidikan di tingkat daerah dengan kebijakan provinsi.

Pemkab Bojonegoro berkomitmen penuh untuk mengawal dan mendorong talenta-talenta berprestasi asal Bojonegoro agar dapat memaksimalkan peluang emas ini.

Sinergi ini diharapkan mampu mencetak generasi berdaya saing tinggi yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Bojonegoro sekaligus peningkatan kualitas SDM secara nasional.