PendidikanPeristiwa

Tekan Kecanduan Gadget pada Anak, Relima Perpusnas RI dan KKN Unugiri Gelar Tur Literasi di Kebonagung

×

Tekan Kecanduan Gadget pada Anak, Relima Perpusnas RI dan KKN Unugiri Gelar Tur Literasi di Kebonagung

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com — Dalam upaya menumbuhkan minat baca sejak dini serta menekan tingkat kecanduan gadget (gawai) pada anak-anak, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Lokus Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Tur Literasi pada Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini berlangsung di Perpustakaan Desa (Perpusdes) Kebonagung, salah satu perpustakaan penerima program bantuan 1.000 Buku Cerita Anak Bahan Bacaan Bermutu (BBB) dari Perpusnas RI tahun 2024.

Tur Literasi ini digagas oleh Relima Perpusnas RI Lokus Bojonegoro, M. Imron Nasir Salasa, dengan berkolaborasi bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro Desa Kebonagung.

Acara tersebut dihadiri oleh pasangan murid dan orang tua dari POS PAUD Lestari Agung, pengurus Perpusdes Kebonagung, tim KKN Unugiri, serta pengelola POS PAUD.

Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, panitia mengemas kegiatan dalam beberapa sesi interaktif, antara lain perkenalan, sosialisasi Gemar Membaca, Membaca Nyaring, dan Game Literasi.

Relima Perpusnas RI Lokus Bojonegoro, M. Imron Nasir Salasa, menyampaikan bahwa peran orang tua sangat vital dalam mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gawai berlebihan.

Melalui kegiatan ini, orang tua diajak untuk lebih aktif mendampingi anak membaca buku-buku bermutu yang telah tersedia di perpustakaan desa.

“Harapan utama dari kegiatan ini adalah agar anak-anak tidak kecanduan gadget. Peran aktif orang tua sangat dibutuhkan untuk mengenalkan buku sebagai sarana bermain dan belajar yang jauh lebih menarik dan bermanfaat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dengan memanfaatkan ribuan koleksi Bahan Bacaan Bermutu (BBB) bantuan Perpusnas RI di Perpusdes Kebonagung, kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menciptakan ekosistem literasi yang kuat di tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *