Peristiwa

Peduli Kekeringan, Pegawai Dinsos Bojonegoro Swadaya Salurkan Air Bersih

×

Peduli Kekeringan, Pegawai Dinsos Bojonegoro Swadaya Salurkan Air Bersih

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputambojonegoro.com – Karyawan dan karyawati Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menggalang dana mandiri untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.

Donasi sukarela tersebut diwujudkan dalam bentuk penyaluran puluhan ribu liter air bersih ke berbagai daerah yang mengalami krisis air selama musim kemarau.

Inisiatif mandiri ini memperkuat upaya distribusi air bersih yang selama ini telah berjalan secara rutin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Dinsos Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, menyatakan bahwa aksi gotong royong ini lahir murni atas dorongan para pegawai yang prihatin melihat kondisi masyarakat di lapangan.

“Kegiatan ini murni inisiatif dari teman-teman karyawan dan karyawati Dinsos Bojonegoro.

Kami bergotong royong mengumpulkan donasi untuk disalurkan langsung ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan air sehari-hari bagi warga,” ujar Agus.

Agus menegaskan, pasokan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi keberlangsungan aktivitas harian warga. Karena itu, penyaluran bantuan dirancang secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik wilayah yang paling membutuhkan.

Berdasarkan data penyaluran, aksi kemanusiaan ini meliputi beberapa wilayah:

Sabtu (26/9/2026): Sebanyak 2 tangki atau sekitar 10.000 liter air bersih telah disalurkan ke Dusun Tegaron, Dukuh Kalitengah, Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo.

Minggu (27/9/2026)Penyaluran dilanjutkan ke RT 1 dan RT 2 Desa Sumur Agung sebanyak 2 tangki (10.000 liter), serta Desa Bogangin, Kecamatan Sumberrejo sebanyak 1 tangki (5.000 liter).

Selasa (29/9/2026) Distribusi direncanakan menjangkau empat desa sekaligus, yakni Desa Balongcabe, Desa Ngrandu, Desa Kendung, dan Desa Kesongo, di mana masing-masing desa akan menerima 1 tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter.

Pihaknya berharap langkah kecil yang dimulai dari lingkungan internal Dinsos ini dapat menjadi stimulus bagi pihak-pihak lain untuk turut mengulurkan tangan.

“Kami berharap apa yang dilakukan teman-teman Dinsos ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus menjadi pemantik bagi pihak lain untuk bersama-sama membantu warga yang membutuhkan,” pungkas Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *