Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro mendadak lautan manusia pada Selasa (20/10/2026).
Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati kawasan tersebut untuk mengikuti dan menyaksikan secara langsung kemeriahan Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJB) Bojonegoro ke-349 yang berlangsung khidmat, penuh semangat optimisme, serta sarat akan pesona tradisi nusantara.
Suasana semarak dan penuh warna sudah terasa sejak pagi hari. Rangkaian acara dibuka dengan defile megah rombongan Pejabat Utama Daerah yang berjalan kaki dari Gedung Putih Pemkab Bojonegoro menuju mimbar utama di Alun-Alun Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama istri, Wakil Bupati bersama suami, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta pasangan, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta pasangan tampil anggun dan memukau dalam balutan busana adat nusantara.
Iring-iringan defile ini semakin meriah dengan pengawalan atraktif dari drumband Gemantara Dharma Praja SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Mengusung tema “Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan”, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam amanatnya menegaskan bahwa tema tersebut merupakan tekad bersama seluruh elemen daerah untuk melangkah maju dan menaklukkan berbagai tantangan.
Sebagai salah satu daerah penghasil migas terbesar yang menyumbang hampir 30% dari total produksi minyak nasional, Bojonegoro terus membuktikan progres nyata melalui indikator ekonomi dan sosial sepanjang tahun 2026.
Beberapa capaian penting yang disoroti meliputi Penurunan kemiskinan tercepat, Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Perbaikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang semakin membaik, Percepatan pembangunan infrastruktur terintegrasi, dan Penyediaan layanan pendidikan dan kesehatan yang inklusif.
“Kemajuan tidak pernah lahir dari kerja sendiri, tetapi dari sinergi seluruh elemen dengan tujuan untuk membuat masyarakat Bojonegoro bahagia hatinya, makmur hidupnya, dan semua bangga sebagai warga Bojonegoro,” tegas Bupati Setyo Wahono di hadapan ribuan peserta upacara.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi warga, rangkaian acara dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada masyarakat berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional—baik di bidang akademik maupun non-akademik—yang telah mengharumkan nama Bojonegoro.
Kemeriahan kian memuncak tatkala Bupati bersama jajaran Forkopimda melepaskan buket balon ke udara. Momen ini menjadi daya tarik tersendiri karena diiringi Sayembara Semarak HJB: masyarakat umum yang berhasil menemukan buket balon tersebut di mana pun berada berhak mendapatkan hadiah utama berupa 9 ekor kambing.
Perayaan HJB ke-349 ini akhirnya ditutup secara spektakuler lewat penampilan Tari Kolosal “Jambul Meliwis Putih” yang menampilkan keindahan seni tradisi lokal, serta aksi memukau dari display drumband Gemantara Dharma Praja yang menggelegar sukses mempesona seluruh warga yang hadir.
“Dirgahayu Kabupaten Bojonegoro ke-349! Dirgahayu Provinsi Jawa Timur ke-81! Mari bersama berdaya saing dan bertransformasi menuju Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan!” pungkas Bupati menutup amanatnya.






