Pemerintahan

Bersama Warga, Bupati dan EMCL Tanam 30 Ribu Pohon di Kawasan Hulu Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Bersama Warga, Bupati dan EMCL Tanam 30 Ribu Pohon di Kawasan Hulu Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
75EC3BA3 16D5 42F7 87FE 1751A860B6BE

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), bersama para sukarelawan dan masyarakat Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, menggelar ExxonMobil Volunteer Program (EVP) 2025, pada hari Jumat, (28/11/2025). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas sumber daya air di wilayah tersebut.

Acara yang mengusung tema “Menanam Pohon, Menumbuhkan Masa Depan” ini dipusatkan di kawasan Sendang Prodo, dan menyasar area hulu Sungai Gandong dan Tidu, yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Fokus utama program ini adalah penghijauan sebagai langkah jangka panjang untuk memulihkan lahan kritis dan menjaga keseimbangan ekologi.

Dalam sambutan pembukaannya, Vice President Public and Government Affairs EMCL, Dev A. Seta, menegaskan bahwa EVP 2025 bukanlah sekadar seremoni, melainkan komitmen berkelanjutan yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan.

Gunung Pandan adalah menara air alami. Apa yang kita tanam hari ini adalah tabungan air bagi anak cucu kita,” ujar Dev A. Seta, menekankan pentingnya menjaga daerah resapan air.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan masyarakat desa terhadap kegiatan operasi EMCL serta program pengembangan masyarakat di wilayah hulu.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, turut hadir dan menyampaikan terima kasih kepada EMCL, relawan, dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan penanaman pohon ini. Ia menegaskan bahwa persoalan sumber daya air merupakan prioritas utama pemerintah daerah.

“Air bisa menjadi berkah, bisa juga menjadi musibah. Karena itu, menjaga hutan dan daerah tangkapan air adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Bupati Setyo Wahono.

Bupati juga menyoroti pentingnya pemilihan jenis tanaman yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya pohon buah, serta perlunya pemantauan berkala agar tanaman yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberikan dampak nyata.

EVP 2025 menjadi bukti sinergi kuat antara EMCL, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Sekar, Perhutani, Dinas Lingkungan Hidup, BBWS Bengawan Solo, serta perwakilan SKK Migas.

Secara keseluruhan, program penanaman 30 ribu pohon ini bertujuan mendukung: Rehabilitasi lahan kritis, Peningkatan kualitas air, dan Upaya mengurangi risiko banjir dan kekeringan di wilayah Bojonegoro. (Prokopim)