Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memberikan atensi khusus pada pemerataan ekonomi di wilayah utara. Hal ini ditegaskan dengan kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama Wakil Bupati Nurul Azizah, saat meninjau proyek pengecoran jalan di Desa Mulyoagung, Kecamatan Balen, Rabu (28/01/2026).
Pembangunan infrastruktur ini dibiayai melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun anggaran 2025 dengan total nilai Rp 4,637 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk membangun akses jalan sepanjang 1.886,5 meter yang melintasi tiga wilayah krusial, yakni Dusun Sawit, Dusun Pencol, dan Dusun Tloko.
Dalam tinjauannya, Bupati Setyo Wahono menekankan pentingnya kualitas pengerjaan. Menurutnya, jalan ini bukan sekadar akses transportasi biasa, melainkan penggerak ekonomi warga.
“Semangat ya, Pak. Kualitas betonnya dijaga, karena jalan ini urat nadi warga kita,” ujar Bupati Wahono saat memberi semangat kepada para pekerja di lokasi proyek.
Di sisi lain, Kepala Desa Mulyoagung, Abdi Nugroho, menjelaskan bahwa infrastruktur yang mumpuni akan berdampak langsung pada biaya logistik pertanian. Dengan kondisi jalan yang mulus, biaya angkut hasil panen dipastikan turun sehingga margin keuntungan petani meningkat.
“Proyek yang mulai dikerjakan sejak 30 Oktober 2025 ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada 15 Maret 2026. Pemerintah Desa optimis bahwa rampungnya jalan ini akan membuka poros ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Selain memperlancar arus barang, akses ini juga akan mempermudah mobilitas warga dalam menjangkau layanan esensial, seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan di pusat Kabupaten Bojonegoro.






