Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengambil langkah tegas dengan menghentikan paksa proyek pembangunan menara telekomunikasi (tower) di Desa Jari, Kecamatan Gondang. Tindakan ini diambil menyusul adanya temuan bahwa proyek tersebut belum memiliki izin resmi.
Instruksi penghentian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, pada Kamis (19/2/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas pembangunan di wilayah Bojonegoro harus berpijak pada legalitas yang jelas.
“Saya sudah meminta OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan. Karena belum ada izin, untuk sementara pembangunan diberhentikan,” tegas Wabup Nurul.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro, Budiyanto, mengungkapkan bahwa pengecekan di lapangan mengonfirmasi adanya dokumen yang belum lengkap, terutama terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Pengawasan dilakukan secara terpadu bersama OPD teknis dan aparat kecamatan untuk memastikan seluruh aspek legal terpenuhi,” ujar Budiyanto.
Sebagai tindak lanjut dari penghentian ini, Pemkab Bojonegoro telah merencanakan beberapa langkah strategis:
Pemanggilan Pemilik Proyek Pihak pengembang akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi dan koordinasi lanjutan guna melengkapi dokumen perizinan.
Pengawasan Ketat Pemkab melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat kecamatan untuk memantau lokasi guna memastikan tidak ada aktivitas konstruksi secara sembunyi-sembunyi.
Prosedur Administrasi Terkait kemungkinan penyegelan permanen, Budiyanto menyebutkan bahwa pihaknya akan mengikuti prosedur dan tahapan administratif sesuai regulasi yang berlaku.
Meski bersikap tegas, Pemkab Bojonegoro menyatakan tetap mendukung setiap investasi yang masuk ke daerah. Namun, ditekankan bahwa dukungan tersebut harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan demi menciptakan ketertiban pembangunan dan kepastian hukum.
Hingga saat ini, pihak pemilik tower belum memberikan pernyataan resmi terkait penghentian proyek tersebut. Lokasi pembangunan kini dalam pengawasan ketat petugas di lapangan.






