Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro — Keluarga besar Gerak Badan Pencak Margaluyu 151 Cabang Bojonegoro menggelar ziarah dan doa bersama di kompleks Makam Sultan Agung, Desa Pajimatan, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY, pada Senin (6/7/2026) malam.
Kegiatan spiritual ini bertepatan dengan persiapan tradisi tahunan Nguras Enceh (Nguras Gentong) di Makam Sultan Agung yang digelar pada Selasa (7/7/2026) sore.
Uniknya, tradisi menyambut bulan Muharam yang biasanya dilaksanakan pada Jumat Kliwon ini, terpaksa dialihkan ke Selasa Kliwon karena ketiadaan hari Jumat Kliwon pada waktu pelaksanaan di tahun 1448 Hijriah ini.
Dipimpin langsung oleh Heri Susilo, rombongan dari Bojonegoro tersebut disambut hangat oleh pihak kraton. Heri menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada para abdi dalem yang telah mendampingi jalannya ziarah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh abdi dalem yang telah menyambut kami dengan baik. Semoga silaturahmi ini terus terjalin,” ujar Heri Susilo di lokasi.
Di dalam kompleks makam, rombongan menggelar tahlil dan doa bersama.
Kegiatan ini ditujukan untuk memohon keselamatan serta kelancaran agar Gerak Badan Pencak Margaluyu 151 Cabang Bojonegoro dapat semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Penasehat Margaluyu 151 Cabang Bojonegoro, Effendi Margiono, berharap momentum ziarah ini mampu menyuntikkan semangat perubahan, khususnya bagi jajaran kepengurusan yang baru.
Membawa organisasi menjadi lebih baik dan solid, serta Menjadikan Margaluyu 151 berkembang lebih besar di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Melalui kegiatan ini, Margaluyu 151 Cabang Bojonegoro berkomitmen tidak hanya mempererat kebersamaan internal, tetapi juga meneladani nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan spiritualitas yang diwariskan oleh Sultan Agung sebagai salah satu tokoh besar Nusantara.









