Pemerintahan

Sosialisasi RPH Banjarsari oleh Pemkab Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Sosialisasi RPH Banjarsari oleh Pemkab Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
C2A7D696 1DD1 4C5E 8072 468F1E1666B5

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menggelar sosialisasi mengenai pengoperasian Rumah Potong Hewan (RPH) Banjarsari pada Kamis, (23/04/2026).

Acara ini bertujuan sebagai ajang diskusi antara pemerintah dan pelaku usaha di bidang pemotongan hewan. Dengan adanya RPH baru ini, berbagai permasalahan yang ada di lokasi pemotongan lama diharapkan dapat terselesaikan.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa pengoperasian RPH Banjarsari adalah solusi untuk

meningkatkan kebersihan dan menjaga lingkungan. Sebelumnya, pengelolaan limbah di lokasi lama dianggap kurang optimal. Kini, RPH Banjarsari telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) dan memiliki legalitas yang lengkap.

RPH ini menjanjikan tempat yang lebih higienis, sehingga diharapkan menjadi pusat pemotongan hewan yang lebih baik.

Selain menjamin kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat, pengoperasian RPH ini juga ditujukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pemotongan.

Dengan memusatkan pemotongan di RPH resmi, diharapkan pelaku usaha dapat berkontribusi terhadap lingkungan dan memberikan contoh pola hidup sehat.

Sekretaris Disnakkan, Elfia Nuraini, menambahkan bahwa kapasitas pemotongan di RPH ini mencapai 15 ekor sapi dan 30 ekor kambing/domba per hari, termasuk berbagai fasilitas yang disediakan untuk mendukung kelancaran operasional.