InfotaimentPeristiwa

Peringatan Hari Kartini ke-147 di Desa Prayungan Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Peringatan Hari Kartini ke-147 di Desa Prayungan Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
F4059281 9E35 42FF B9EB C3A7F718CCC0

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Semangat emansipasi terpancar nyata di Pendopo Gedung PKK Desa Prayungan pada Minggu pagi (26/04/2026).

Ratusan perempuan dari berbagai RT dan RW berkumpul mengenakan kebaya warna-warni yang anggun guna memperingati Hari Kartini ke-147 dengan cara yang unik dan inspiratif.

Berbeda dari tahun sebelumnya, TP PKK Desa Prayungan kali ini mengolaborasikan semangat perjuangan Kartini dengan kampanye gaya hidup sehat dan ketahanan pangan.

Agenda utama yang mencuri perhatian adalah aksi senam berkebaya serta Lomba Kreasi Tumpeng Pangan Lokal.

Meski mengenakan kain kebaya yang identik dengan kesan formal, para ibu tetap lincah mengikuti gerakan instruktur senam. Suasana pendopo pun riuh oleh gelak tawa dan semangat kebersamaan yang kental.

Usai bersenam, fokus kegiatan beralih ke sesi kompetisi yang menguji kreativitas dapur. Panitia menetapkan aturan ketat: peserta dilarang menggunakan beras.

Sebagai gantinya, mereka ditantang mengolah karbohidrat alternatif seperti singkong, jagung, dan ubi kayu menjadi sajian tumpeng yang estetik.

“Kreativitas yang ditampilkan membuktikan bahwa pangan lokal bisa tampil modern dan berkelas. Ini bukan sekadar lomba, tapi upaya nyata mengampanyekan ketahanan pangan keluarga,” ujar salah satu panitia di lokasi.

Ketua TP PKK Desa Prayungan, Anna Muzayanah, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme warga. Ia menekankan bahwa hadiah dan doorprize hanyalah bonus, sementara nilai utamanya adalah mempererat silaturahmi antarwarga.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh dewan juri, berikut adalah daftar pemenang Lomba Kreasi Tumpeng Lokal Desa Prayungan 2026, Juara I: RT 02 / RW 01, Juara II: RT 01 / RW 01, dan Juara III: RT 02 / RW 04

“Kami merasa sangat senang dan bangga. Persiapannya cukup menantang karena harus menghias tumpeng sambil tetap tampil rapi dengan kebaya,” ungkap salah satu peserta dengan raut wajah bahagia.

Melalui kegiatan ini, perempuan di Desa Prayungan diharapkan terus menjadi sosok yang aktif, sehat, dan inovatif dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.