Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Bojonegoro resmi memiliki nakhoda baru.
Melalui gelaran Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung khidmat di Aula Resto Jalan Gajah Mada, Sabtu (25/4/2026), Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si terpilih secara mufakat untuk memimpin ICMI Bojonegoro masa bakti 2026-2031.
Pemilihan yang berlangsung demokratis ini menjadi istimewa karena dikemas bersamaan dengan momentum Halal Bihalal. Suasana hangat pasca-Idulfitri menyelimuti forum, mempererat silaturahmi antar-cendekiawan muslim yang hadir dari berbagai latar belakang profesi dan keilmuan.
Ketua terpilih, Dr. Arief Januwarso, dinilai sebagai sosok yang mampu membawa perubahan positif bagi organisasi. Kehadirannya diharapkan mampu mengonsolidasi potensi intelektual di Bojonegoro untuk lebih berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dalam pidato perdananya, Dr. Arief menegaskan akan bergerak cepat. Ia berkomitmen untuk segera merampungkan susunan kepengurusan yang solid agar roda organisasi dapat langsung bekerja.
“Kami tidak ingin sekadar berkumpul, tapi harus berdampak. Struktur yang dibentuk nanti akan fokus pada penyusunan program kerja yang adaptif terhadap perubahan zaman dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Bojonegoro,” tegas Dr. Arief.
Ke depan, ICMI Orda Bojonegoro di bawah kepemimpinan Dr. Arief diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Fokus utama organisasi akan diarahkan pada tiga pilar penting yaitu Penguatan Literasi & Ilmu Pengetahuan: Menjadi wadah pemikir bagi kebijakan publik, Pemberdayaan Sosial: Menghadirkan solusi atas problematika di tengah masyarakat, dan Pembangunan Keumatan: Memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan yang berkelanjutan.
Dengan visi “kontribusi nyata”, kepengurusan baru ini diharapkan mampu mentransformasi ICMI Bojonegoro menjadi organisasi yang lebih inklusif dan progresif dalam menjawab tantangan global dari perspektif lokal.






